Daya Beli Melemah, Penjualan Pakaian di Nunukan Anjlok hingga 50 Persen
- 24 Mar 2026 12:08 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pedagang pakaian di Pasar Yamaker, Nunukan, mengeluhkan turunnya penjualan pada momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang biasanya menjadi puncak perputaran ekonomi bagi pedagang pakaian.
Salah seorang pedagang, Muida, mengaku omzet penjualannya tahun ini anjlok hingga 50 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu. Jika sebelumnya ia bisa meraup keuntungan sekitar Rp2 juta, kini hanya sekitar Rp1 juta.
“Sepi, seperti hari-hari biasa aja, nggak rame,” kata Muida, Selasa (24/3/2026).
Menurut Muida, suasana pasar yang biasanya dipadati pembeli dan pedagang musiman tampak lengang. Bahkan pedagang kaki lima yang biasa memanfaatkan trotoar untuk berjualan menjelang Lebaran tahun ini tidak terlihat.
“Dulu itu kan biasanya rame itu yang jual-jualan di pinggir jalan itu, tahun ini nggak ada, sepi,” katanya.
Kondisi sepinya pembeli membuat banyak barang dagangan tidak terjual hingga tiba hari raya. Hal ini berdampak pada perputaran modal pedagang yang belum kembali sepenuhnya.
Momentum Lebaran yang biasanya menjadi harapan untuk meningkatkan pendapatan kini justru tidak memberikan hasil signifikan. Para pedagang berharap kondisi ekonomi segera membaik agar daya beli masyarakat kembali meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....