Dominasi Tambang Jadi Tantangan Nunukan
- 24 Apr 2025 10:01 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Ketergantungan pada sektor tambang masih menjadi persoalan utama ekonomi Nunukan. Pemerintah daerah dihadapkan pada kebutuhan diversifikasi sektor unggulan.
BPS menilai dominasi sektor pertambangan menjadi tantangan terbesar bagi Kabupaten Nunukan dalam menjaga tren pertumbuhan ekonomi pada 2025. Pemerintah daerah dinilai perlu mendorong sektor lain agar struktur perekonomian lebih seimbang dan tidak terfokus pada sumber daya alam yang fluktuatif.
“Untuk tantangan terbesarnya adalah karena di Kabupaten Nunukan, sektor penyumbang terbesarnya adalah pertambangan. Mungkin di tahun 2025 ini masih menjadi tantangan ya bagi Nunukan agar sektor pertambangan ini bisa tidak mendominasi.” ucap Dalfiah, Kamis (24/04/2025).
Kepala BPS Nunukan melalui Statistisi Ahli Pertama BPS Nunukan, Andi Dalfiah Mustafa, menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian untuk menyeimbangkan struktur ekonomi daerah. Penurunan harga komoditas perikanan seperti rumput laut, serta turunnya produksi batu bara, telah memperlambat laju pertumbuhan ekonomi pada tahun sebelumnya.
“Jadi tantangannya adalah gimana caranya pemerintah daerah menaikkan sektor pertanian. Selain sektor pertanian ya, kenapa pertanian kita juga turun karena itu tadi, harga rumput laut kita anjlok. Ada beberapa komoditas perikanan juga harganya turun, tambah lagi produksi batu bara juga mengalami penurunan. Jadi, perekonomian kita melambat.” Tambahnya
BPS berharap pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang memperkuat sektor-sektor non-tambang, seperti pertanian dan perikanan. Langkah ini diperlukan agar pertumbuhan ekonomi Nunukan tidak mudah terpengaruh oleh fluktuasi harga komoditas global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....