Penuh Haru, Isnaini Pamit Lanjutkan Pengabdian RRI Sibolga
- 04 Feb 2026 09:05 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID. Nunukan: Suasana emosional menyelimuti Lantai V Kantor Bupati Nunukan pada Selasa (03/02/2026) dalam acara pisah sambut Kepala LPP RRI Nunukan. Setelah mengabdi selama setahun lebih, Isnaini SE MM resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Fayakun Furu SE. Masa tugas yang singkat namun berkesan tersebut meninggalkan jejak kolaborasi yang mendalam antara RRI dan seluruh elemen masyarakat di wilayah perbatasan.
Isnaini mengungkapkan bahwa Nunukan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier dan hidupnya. Ikatan emosional yang terbangun dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat umum membuat momen perpisahan ini terasa berat. Dinamika suka dan duka sebagai pejabat publik di perbatasan ia lalui dengan penuh tanggung jawab demi memastikan RRI tetap menjadi rujukan informasi terpercaya.
Dalam sambutan perpisahannya, Isnaini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan semua pihak yang memudahkannya dalam menjalankan tugas. "Pengalaman yang luar biasa dapat menjadi bagian dari warga Kabupaten Nunukan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas hubungan yang luar biasa dengan semua pihak, sehingga kolaborasi dan sinergitas selama ini terus berlanjut sampai kapanpun," ungkapnya Selasa (03/02/2026) dengan nada haru.
Baca Juga: Regulasi Pusat Jadi Dasar Usulan PPPK Penuh Waktu
Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Plt. Sekretaris Daerah, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan Isnaini. Selama menjabat, Isnaini dinilai berhasil menahkodai RRI Nunukan dengan sangat baik, terutama dalam menjalin hubungan strategis dengan para stakeholder. Kontribusinya dalam menyebarluaskan program pemerintah secara masif menjadi catatan prestasi yang diakui daerah.
Rotasi ini dipandang pemerintah sebagai siklus penyegaran organisasi yang sehat dan dinamis. Kepergian Isnaini ke tempat tugas baru sebagai Kepala LPP RRI Sibolga bukan berarti memutus silaturahmi, melainkan bagian dari penyegaran birokrasi. Pencapaian yang telah diraih selama setahun terakhir diharapkan menjadi pondasi kuat bagi keberlanjutan RRI Nunukan di masa depan.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan dan kenang-kenangan sebagai simbol apresiasi atas dedikasi Isnaini. Meski kini berpindah tugas ke Sumatera Utara, semangat kolaborasi yang ia tanamkan di Nunukan tetap akan hidup. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang mampu membawa RRI Nunukan menjadi organisasi yang terbuka terhadap perubahan dan selalu hadir di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....