Gotong Royong Akan Warnai Iraw Tidung 2026
- 01 Jan 2026 07:23 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Semangat gotong royong tetap menjadi ruh Iraw Tidung Borneo 2026. Meski digelar bersama HUT Kabupaten Nunukan, partisipasi warga tetap bersifat sukarela.
Pelaksanaan Iraw Tidung Borneo 2026 tetap mengedepankan nilai gotong royong meskipun telah digandengkan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Nunukan. Panitia menegaskan bahwa kontribusi masyarakat dilakukan tanpa paksaan dan berbasis kesukarelaan. Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, H. Surai. Kamis (01/01/2026).
“Jadi, kita Iraw Tidung Bersatu, walaupun digandengkan dengan HUT Kabupaten Nunukan, semangat gotong royong, sumbangan sukarela tetap kita laksanakan. Kenapa? Itu jangan sampai punah jiwa gotong royong yang ada di Indonesia yang sudah hidup sejak lama ini, tetap kita hidupkan. Dengan tidak memaksa, tetapi sukarela.” ucap H. Surai
Selain melibatkan masyarakat Tidung, pelaksanaan Iraw juga mengajak suku-suku lain yang ada di Kabupaten Nunukan untuk turut berpartisipasi. Keterlibatan tersebut dimaknai sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan antarwarga dalam membangun daerah.
“Justru kami dengan meminta kepada suku-suku lain yang ada di Nunukan untuk membantu pembiayaan Iraw, itu adalah sebuah penghormatan kami kepada mereka. Kepada saudara kami yang sudah bersama-sama membangun Kabupaten Nunukan ini, Kenapa? Dengan mereka menyumbang seadanya, tetapi itu kami merasa dihargai. Dan itu kami juga sangat menghormati kepada mereka, karena itu sebuah penghormatan yang tidak ternilai harganya.” ucap H. Surai
Pemerintah daerah bersama panitia adat akan terus melakukan koordinasi lintas komunitas untuk mematangkan persiapan Iraw Tidung Borneo 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi budaya yang inklusif dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Nunukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....