Lomba Sumpit Jadi Wadah Pelestarian Warisan Budaya Lokal

  • 16 Okt 2025 19:45 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Lomba Sumpit yang digelar Pemerintah Kabupaten Nunukan dinilai menjadi wadah untuk melestarikan warisan budaya khas Kalimantan, termasuk di Kabupaten Nunukan. Lomba Olahraga Tradisional ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26 tahun 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, Abdul Halid, menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba sumpit ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian nilai-nilai budaya tradisional. Ia menyebut, peringatan HUT Kabupaten Nunukan ke-26 tahun ini difokuskan untuk menampilkan beragam seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk budaya lokal sebagai upaya melestarikan warisan leluhur, terutama di kalangan generasi muda.

"Inilah kesempatan untuk memperkenalkan dan menampilkan kekayaan budaya daerah. Kita berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya,” ujar Abdul Halid, Kamis (15/10/2025).

Selain pelestarian budaya, pelaksanaan lomba sumpit ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat perbatasan. Momen seperti ini juga dinilai menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya lokal.

Lebih dari itu, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menyelenggarakan berbagai pertunjukkan pentas seni dan budaya yang melibatkan berbagai perwakilan etnis yang ada di seluruh kecamatan. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan tarian khas, tetapi juga menjadi saran untuk memperkenalkan adat istiadat serta tradisi dari beragam etnis yang ada di Kabupaten Nunukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....