BPBD Nunukan Imbau Warga Waspadai Bencana Akibat Hujan Deras

  • 30 Jun 2026 21:07 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Nunukan, Selasa (30/6/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca BMKG Nunukan yang masih menunjukkan peluang hujan ringan pada pagi serta malam hingga dini hari. Kasubid Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin mengatakan masyarakat tidak boleh lengah meskipun hujan yang diprakirakan umumnya berkategori ringan.

Menurutnya, intensitas hujan dapat berubah sewaktu-waktu sehingga berpotensi memicu genangan, banjir, hingga pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Warga yang tinggal di daerah rendah maupun lereng perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta membersihkan saluran air agar aliran tidak tersumbat ketika hujan turun. Pengendara kendaraan bermotor diimbau mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang licin.

Hasanuddin juga meminta masyarakat memangkas ranting pohon yang berpotensi membahayakan. Selain itu, warga diminta segera melapor kepada BPBD apabila menemukan tanda-tanda bencana.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana akibat hujan deras. Jangan mengabaikan kondisi lingkungan dan segera laporkan apabila terjadi keadaan darurat," ujar Hasanuddin, Selasa (30/6/2026).

Sementara itu, BMKG Nunukan memprakirakan cuaca pagi didominasi hujan ringan.

Pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan.

Sedangkan malam hingga dini hari kembali berpotensi hujan ringan. Suhu udara diprakirakan berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen.

BPBD berharap masyarakat terus mengikuti informasi cuaca resmi dari BMKG.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci mengurangi risiko bencana.

BPBD Nunukan juga memastikan kesiapsiagaan personel apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....