Curah Hujan Tinggi Picu Longsor Tutupi Jalan

  • 02 Jun 2026 22:56 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Senin (1/6/2026), memicu terjadinya tanah longsor di kawasan perbukitan Jalan Mamolo menuju Sei Lancang.

Material longsor terjadi di RT 04 Kelurahan Tanjung Harapan. Tanah yang bergerak dari lereng perbukitan memiliki tinggi sekitar lima meter dengan panjang mencapai 15 meter.

Akibatnya, material tanah menutupi sebagian badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan tersebut.Meski demikian, kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati.

Informasi kejadian diterima BPBD Kabupaten Nunukan sekitar pukul 10.00 WITA. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan asesmen kondisi lapangan.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tidak ditemukan pula rumah warga yang terdampak langsung akibat longsoran tanah.

Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengatakan hujan deras yang berlangsung sejak malam hari menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

"Curah hujan yang cukup tinggi membuat struktur tanah di kawasan perbukitan menjadi labil sehingga terjadi longsor dan materialnya menutupi sebagian badan jalan," ujar Hasanuddin.

Menurutnya, kondisi jalan masih dapat dilalui, namun masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

BPBD juga mengingatkan pengguna jalan agar tidak berhenti terlalu lama di sekitar lokasi longsor.

Potensi longsor susulan masih dapat terjadi apabila hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. Koordinasi terus dilakukan bersama aparat kelurahan, ketua RT, dan warga sekitar.

Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.

BPBD juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain munculnya retakan tanah, pohon miring, hingga suara gemuruh dari lereng perbukitan.

Kondisi cuaca yang masih tidak menentu membuat kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting.

Dengan kewaspadaan bersama, risiko yang ditimbulkan akibat bencana tanah longsor diharapkan dapat diminimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....