Pilot Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat Pengangkut BBM di Nunukan
- 19 Feb 2026 18:24 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan- Pesawat Pelita Air dengan nomor registrasi TK-BPA-AT 802 dilaporkan jatuh di wilayah Krayan, Kalimantan Utara, dan menyebabkan pilot meninggal dunia. Insiden terjadi saat pesawat telah mengangkut bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam penerbangan perintis.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan hutan pegunungan Krayan, tepatnya sekitar 4 kilometer dari permukiman warga di Pa'belapan Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur. Lokasi jatuhnya pesawat berada di area terpencil yang menyulitkan proses evakuasi awal.
Pesawat sebelumnya bertolak dari Long Bawan menuju Tarakan setelah melakukan pembongkaran BBM bersubsidi untuk kebutuhan masyarakat di wilayah itu. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan, namun pesawat dilaporkan terbakar saat ditemukan.
Salah seorang warga, Miasep Lalung, yang turut membantu proses evakuasi mengatakan pilot ditemukan masih berada di dalam kokpit dalam kondisi meninggal dunia. Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena badan pesawat terbakar.
"Jadi, memang benar pilotnya itu meninggal di lokasi kejadian, karena posisinya masih dalam pesawat dan pesawat itu terbakar,” ujarnya, Kamis (19/2/2026)
Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 13.15 WITA dari lokasi kejadian yang berada di wilayah Kabupaten Nunukan. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pratama Krayan untuk penanganan lebih lanjut.
Direktur RSP Krayan, dr. Aprianto, menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan sehingga pihak rumah sakit hanya melakukan pengamanan jenazah. Rencananya, jenazah almarhum Kapten HD akan diterbangkan ke Tarakan untuk proses selanjutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....