Banda Naira Kota Kecil yang Dulunya Jadi Rebutan

  • 09 Des 2025 08:06 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Banda Neira, salah satu permata di Kabupaten Maluku Tengah, memiliki sejarah panjang yang memikat perhatian wisatawan asing dari bangsa Eropa. Sebagai pusat perdagangan rempah-rempah seperti cengkih dan pala, Banda Neira menyimpan cerita kejayaan masa lalu yang kini dikemas menjadi daya tarik wisata yang unik.

Sejarah Banda Neira sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di era kolonialisme juga menjadi fokus festival ini. Salah satu cerita yang selalu memukau adalah kisah pertukaran Pulau Rhun dengan Pulau Manhattan pada 1667, antara Belanda dan Inggris.

- Banda Naira, Kota Yang Kelihatan Kalem, Adem, dan Cocok Buat Healing.

Banda Neira tidak hanya memikat dengan sejarahnya, melainkan juga dengan keindahan alam bawah lautnya. Perairan Banda terkenal dengan terumbu karang yang berusia ratusan tahun, menjadi daya tarik utama bagi penyelam dari seluruh dunia.

Inilah yang menjadi latar belakang Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyelenggarakan Banda Neira Festival (BNF) 2024 pada 14--16 November, dengan pusat kegiatan di Istana Mini, Banda. Banda Neira Festival 2024 menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang menggambarkan kekayaan budaya dan sejarah wilayah ini.

Baca Juga: Hallstatt, Desa Bak Negeri Dongeng di Austria

Festival ini juga menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba snorkeling atau diving di perairan yang kaya akan keanekaragaman hayati laut.

Tidak lengkap rasanya menikmati Banda Neira tanpa mencicipi kuliner khasnya. Ikan kuah pala dan jus pala adalah beberapa hidangan yang memanfaatkan rempah pala sebagai bahan utama. Selama festival, pengunjung juga diajak untuk melihat langsung perkebunan pala dan mencicipi makanan khas yang kaya cita rasa. (Sumber: Indonesia.go.id)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....