Jumat Agung: Refleksi Pengorbanan dan Puncak Pelayanan di Kayu Salib
- 02 Apr 2026 10:44 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Bagi jutaan umat Kristiani di seluruh dunia, Jumat sebelum Minggu Paskah bukanlah sekadar hari libur kalender. Hari tersebut, dikenal sebagai Jumat Agung, dan merupakan momen paling sakral yang menandai puncak pelayanan Yesus Kristus di dunia melalui penyaliban, kematian, dan penguburan-Nya serta kebangkitan-Nya di hari Paskah.
Disebut "Agung" bukan tanpa alasan. Hari ini dipandang sebagai titik balik sejarah iman Kristiani, di mana pengorbanan nyawa di atas kayu salib diyakini sebagai bentuk penebusan dosa umat manusia.
Jejak Sejarah dalam Kalender Kristen
Secara historis, terdapat perbedaan perhitungan waktu antara tradisi Yahudi dan Kristen. Dalam sistem Yahudi, hari ini jatuh pada hari Kamis karena hari Sabat dirayakan pada hari Sabtu. Namun, umat Kristen yang merayakan hari kebangkitan (Paskah) pada hari Minggu, menetapkan hari kematian Yesus jatuh pada hari Jumat yaitu tepat tiga hari sebelum kebangkitan-Nya, sesuai dengan catatan kitab suci.
Di Indonesia, hari besar ini secara resmi dikenal sebagai hari Wafat Isa Al-Masih dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Tanggal perayaannya selalu berubah setiap tahun, mengikuti penanggalan Paskah yang dinamis.
Perjalanan Menuju Golgota
Kisah Jumat Agung tidak berdiri sendiri. Di dalam empat Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes), peristiwa ini merupakan rangkaian drama manusia yang menyentuh:
Pengkhianatan dan Penangkapan: Dimulai dari Perjamuan Kudus, pengkhianatan Yudas Iskariot, hingga pergumulan doa Yesus di Taman Getsemani.
Pengadilan yang Panjang: Yesus harus menghadapi Mahkamah Agama, penyangkalan Petrus sebanyak tiga kali, hingga akhirnya dihadapkan kepada Pontius Pilatus dan Herodes.
Penyaliban: Vonis mati yang berujung pada penyaliban di bukit Golgota hingga wafat dan dimakamkan.
Bagian dari Pekan Suci
Jumat Agung adalah jantung dari Pekan Suci, sebuah rangkaian liturgi mendalam bagi umat Kristen, khususnya tradisi Katolik. Pekan ini menggambarkan perjalanan emosional dari kemuliaan menuju penderitaan, lalu berakhir pada kemenangan:
Minggu Palma: Sambutan meriah Yesus saat memasuki Yerusalem.
Kamis Putih: Peringatan Perjamuan Malam terakhir bersama para murid.
Jumat Agung: Hari berkabung atas penyaliban dan kematian Yesus.
Sabtu Suci: Masa penantian saat Yesus berada di dunia orang mati.
Minggu Paskah: Perayaan kemenangan atas maut melalui kebangkitan-Nya.
Melalui Jumat Agung, umat diajak untuk merenung sejenak di tengah hiruk-pikuk dunia. Umat juga diajak untuk mengenang sebuah pengorbanan yang dianggap sebagai bukti cinta kasih tertinggi dalam ajaran Kristiani.
(Sumber: imankatolik.or.id)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....