Cara Membuat Chili Oil, Tahan Hingga Dua Bulan

  • 26 Jul 2024 10:02 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Chili oil atau minyak cabe, adalah salah satu bumbu yang populer dalam masakan Asia, terutama Asia Timur. Selain memberikan rasa pedas yang khas, chili oil juga memberikan aroma dan kelezatan pada hidangan favoritmu.

Chili oil atau minyak cabai dibuat dari cabai kering dan rempah-rempah lainnya yang direndam di dalam minyak sayur sampai warnanya merah kecoklatan. Proses masaknya memang cukup sulit karena memerlukan cabe merah kering yang berkualitas. Tapi, membuat dan menyimpan chili oil sendiri adalah cara yang bagus untuk memastikan kualitas dan kesegarannya.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat chili oil di antaranya:

• Cabe merah kering, kamu bisa pakai cabe merah kering utuh atau yang sudah dihaluskan.

• Minyak nabati, sebaiknya gunakan minyak kedelai atau minyak wijen.

• Bawang putih, haluskan untuk menambah aroma lezat pada chili oil.

• Bumbu tambahan (opsional), kamu bisa menambahkan bumbu tambahan seperti lada, ketumbar, atau daun bawang sesuai selera. Kamu juga bisa menambahkan MSG agar chili oil terasa gurih.

Cara membuat dan menyimpan:

1. Persiapan Cabe Merah

Kalau kamu menggunakan cabe merah kering utuh, rendam cabe dalam air panas selama 15-20 menit untuk mengencangkan tekstur dan mengurangi keasaman. Tapi kamu juga bisa menggunakan cabe merah kering yang sudah dihaluskan, jadi kamu bisa langsung melanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Menggoreng Bawang Putih

Saat proses menggoreng bawang putih, panaskan sedikit minyak dalam wajan kecil. Tumis bawang putih hingga harum dan agak kecokelatan. Tapi ingat, jangan biarkan bawang putih terlalu lama dalam minyak panas, ya, karena bisa gosong dan memberikan rasa yang pahit pada chili oil nantinya.

3. Menggoreng cabe

Nah, saatnya masuk ke proses pembuatan sambalnya. Pertama, panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil hingga cukup panas. Lalu tambahkan cabe merah kering, tumisan bawang putih dan bumbu tambahan (ini opsional, ya) ke dalam minyak. Aduk secara teratur untuk memastikan cabe dan bumbu-bumbu tercampur merata.

Setelah itu, lanjutkan menggoreng cabe selama sekitar 5-10 menit hingga cabe terlihat lebih gelap dan aroma cabe terlepas ke dalam minyak. Minyak yang terlalu panas akan membuat bahan-bahan yang dimasukan menjadi cepat gosong dan bisa mengubah rasa dan aroma chili oil.

4. Pendinginan dan Penyimpanan

Setelah menggoreng cabe dengan baik dan benar, matikan api dan biarkan cabe dan minyak mendingin sepenuhnya di dalam wajan. Nanti setelah cabe dan minyak benar-benar dingin, saring dengan saringan halus untuk memisahkan cabe dan bumbu dari minyak. Di sinilah kamu mendapatkan chili oil atau minyak hasil menggoreng cabe.

Tuangkan chili oil yang sudah disaring ke dalam botol kaca steril yang kedap udara. Jangan lupa untuk pastikan botol steril dan kering sebelum digunakan, ya!. Setelah itu, simpan chili oil di tempat yang sejuk dan kering, seperti dalam lemari es atau ruang penyimpanan dengan suhu konstan. Chili oil yang disimpan dengan baik dapat bertahan hingga dua bulan. Anda juga bisa mencatat tanggal pembuatan chili oil tersebut untuk memastikan kesegarannya. (Sumber: Sasa.co.id).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....