Budidaya Rumput Laut Terserang Hama Lumut Hijau

  • 13 Jan 2024 13:08 WIB
  •  Nunukan


KBRN, Nunukan: Pembudidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengeluhkan hama lumut hijau yang menyerang perkembangan rumput laut akhir-akhir ini. Akibatnya, pembudidaya rumput laut gagal panen, terutama di wilayah Sebatik dan Mamolo’, Kecamatan Nunukan Selatan yang merupakan sentra produksi rumput laut.

Salah seorang pembudidaya rumput laut, Habir mengungkapkan lumut hijau atau lumut rambut ini merupakan kedua kalinya menyerang budidaya rumput laut. Namun kali ini dinilai sangat parah karena pertumbuhannya mengalahkan rumput laut.

“Jadi di aitu membungkus rumput laut, makanya rumput lautnya susah berkembang. Jadinya teman-teman pembudidaya ini merugi, banyak yang gulung tikar”, ujarnya, Sabtu (13/01/2024).

Sementara itu, Analis Akuakultur Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan, Reski Hamsari mengungkapkan hama lumut hijau ini diindikasi karena penggunaan pupuk oleh petani. Menurutnya, selama budidaya rumput laut dikembangkan di Kabupaten Nunukan sejak 2008, hama ini tidak pernah ditemukan sebelumnya. Namun pada pertengahan tahun 2023 lalu sudah mulai bermunculan. Ironisnya, sejak sebulan terakhir dinilai semakin parah.

“Banyak orang yang masuk ke Nunukan yang mungkin bawa pemahaman kalau rumput laut itu bisa dipupuk. Jadi, dugaan sementaranya begitu, karena kalau kita sebutkan juga itu karena pemupukan perlu penelitian kan, tapi kalau dilihat dari sejarahnya rumput laut ini, kan baru kali ini kita temukan ada sejak rumput laut itu dibudidayakan di Nunukan dan pernah kami dengar ada yang menggunakan pupuk”, jelasnya.

Reski menyebut, budidaya rumput laut tidak seperti budidaya ikan atau tumbuhan padi yang membutuhkan pemupukan, karena kebutuhan nutrisinya akan terpenuhi secara alami. Menurutnya, jika dipupuk justru akan berdampak pada tumbuhan lain yang bisa mengganggu pertumbuhan rumput laut seperti yang terjadi saat ini.

“Laut kita jadinya terlalu subur, sayangnya yang berrkembang itu rumput lain, seperti lumut hijau ini, bukan budidaya rumput laut petani”, tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....