BP3MI Kalimantan Utara Gelar Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal kepada Ketua RT

  • 03 Jun 2026 12:55 WIB
  •  Nunukan
Video

RRI.CO.ID, Nunukan-Dalam rangka Gerakan Nasional Migran Aman, BP3MI Kalimantan Utara terus berupaya mencegah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal masuk ke Malaysia secara non prosedural melalui sosialisasi di Kelurahan Nunukan Barat. Ketua Tim Pelaksana BP3MI Kalimantan Utara Usman Afan mengatakan Pemerintah Pusat telah mencanangkan Gerakan Nasional Migran Aman beberapa waktu lalu, oleh sebab itu kegiatan ini merupakan rangkaian pencanangan untuk meminimalisir dan memangkas PMI secara ilegal, yang masih marak terjadi di seluruh Indonesia. Terutama di titik-titik perbatasan, seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Tanjung Pinang, dan Batam.

“Ini upaya kita untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya PMI secara ilegal yang terindikasi terhadap TPPO. Jadi harapan kami dengan kegiatan sosialisasi ini kami dari buttom up itu dari para Ketua RT, khususnya Kelurahan Nunukan Barat kami dengan harapan bahwa para Ketua RT ini sebagai penggerak untuk memberikan informasi, mendeteksi dini ada hunian warganya yang terindikasi menampung dan memberangkatkan PMI secara ilegal, ini harapan kami”, ucapnya, Rabu, (3/6/2026).

Usman Afan berharap dengan keterlibatan seluruh Ketua RT, dapat memberikan informasi bahwa adanya indikasi PMI ilegal dilingkungan tempat tinggal. Disisi lain seluruh masyarakat Nunukan yang ada keluarganya dari luar Pulau Nunukan, apabila ada yang menumpang ditempat keluarganya kemudian ingin ke Malaysia, perlu dipertanyakan.

“Apa tujuan mereka untuk berangkat ke Tawau, jika perlu ditanyakan juga dokumen-dokumennya kalau hanya untuk dokumen keimigrasian berupa paspor itu harus diperdalam lagi jangan sampai mereka sebagai modus yang terjadi sekarang ini dia menggunakan paspor lawatan namun sampai disana bekerja sebagai Pekerja Migran, menurut kami tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 18 tahun 2017, tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kami anggap sebagai PMI illegal”, ujarnya. (DR).

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....