Pintu Utara, Nadi Konektivitas Kaltara
- 09 Jul 2026 14:25 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Daerah perbatasan Nunukan merupakan wilayah utara Indonesia yang memerlukan akses khusus untuk menjalankan roda kehidupan. Tak hanya lintas pulau, baik perlintasan dagang, orang dan jasa turut menjadi bagian penting di wilayah ini.
Berlokasi di Lingkar, Pelabuhan Tunon Taka menjadi salah satu tempat untuk masyarakat Nunukan mengalirkan keperluan sehari-hari. Baik melalui penyebrangan menuju dalam negeri, luar negeri, dan datang masuknya barang untuk digunakan oleh masyarakat Nunukan.
Terkait hal tersebut Junior Manager SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Nunukan, Arisandy Arief menyampaikan
dukungan Pelindo dengan tersedianya fasilitas pendukung guna konektivitas antar wilayah dan
negara di Pelabuhan Tunon Taka. Bentuk dukungan tersebut meliputi terminal bagian domestik dan internasional.
Arisandy Arief mengatakan bahwa Pelindo sangat mendukung sekali konektivitas antar wilayah dan negara. Terutama untuk antar wilayah tersebut, terdapat kegiatan bongkar muat barang, arus penumpang.
Terkait bongkar muat barang, Operasional Penunjang Pelindo Regional 4 Nunukan, Steven Lie turut menyampaikan bahwa rokok menjadi komoditas dengan volume pemasukan tertinggi di Pelabuhan Tunon Taka. Tingginya volume ini menempatkan rokok sebagai barang dominan yang masuk ke wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Selain itu Steven Lie juga mengatakan bahwa muatan dominan rokok tersebut merupakan barang ekspor yang dominan direct dari singapura. Terdapat 83 kontainer per kapal yang masuk, dengan perdagangan antar pulau sekitar kurang lebih 900 untuk kegiatan bongkar muat.
Hal ini menunjukan Konektivitas di wilayah Kalimantan Utara terus hidup untuk menunjang kehidupan Masyarakat Nunukan. Hidup dan berjalan seperti kegiatan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....