Penyebab Serangan Panik
- 16 Apr 2026 04:16 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Serangan panik merupakan kondisi kecemasan akut yang muncul secara tiba-tiba dan disertai gejala fisik maupun psikologis yang intens. Penanganan yang tepat dan dukungan dari lingkungan sekitar sangat diperlukan agar penderita dapat pulih dan mencegah kekambuhan.
Melansir klinikpintar.id, Para ahli belum mengetahui secara pasti mengapa beberapa orang mengalami serangan panik atau mengalami gangguan panik. Namun perlu diketahui bahwa otak dan sistem saraf memainkan peran penting dalam merasakan dan menangani rasa takut maupun kecemasan.
| Baca juga: Kenali Penyebab Hipertensi pada Anak |
Para peneliti berpendapat bahwa disfungsi amigdala (bagian otak yang memproses rasa takut dan emosi) bisa menjadi akar penyebab dari kondisi panic attack. Lantas, apa yang menjadi pemicu serangan panik?
Serangan panik seringkali muncul tanpa pemicu yang jelas dan tanpa peringatan apa pun. Bahkan panic attack bisa saja terjadi ketika kamu sedang santai. Namun orang yang memiliki fobia dapat memiliki pemicu terkait fobia yang mereka alami dan berujung pada serangan panik.
| Baca juga: Penyebab Anak Susah Gemuk |
Misalnya, seseorang dengan trypanophobia (ketakutan yang intens terhadap jarum suntik) mungkin mengalami serangan panik jika harus mengambil darahnya untuk tes kesehatan. Selain itu, anda berisiko lebih tinggi terkena panic attack, jika anda memiliki:
- Riwayat Keluarga: Gangguan kecemasan, termasuk gangguan panik, sering kali diturunkan dalam keluarga. Kamu memiliki peningkatan risiko 40% terkena gangguan panik jika salah satu keluargamu, khususnya orang tuamu menderita kondisi tersebut
- Adanya Masalah Kesehatan Mental: Orang yang memiliki gangguan kecemasan, depresi, atau kondisi kesehatan mental lainnya lebih rentan mengalami serangan panik
- Pengalaman Traumatis: Pengalaman traumatis seperti pelecehan fisik atau seksual dan penganiayaan dapat berkontribusi pada perkembangan serangan panik dan gangguan panik
Mengetahui penyebab serangan panik, seperti stres berkepanjangan, trauma masa lalu, atau faktor genetik, merupakan langkah awal yang penting dalam upaya pencegahan dan penanganan. Semoga masyarakat semakin memahami kondisi ini sehingga dapat lebih peduli dan memberikan dukungan bagi penderita serangan panik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....