Tantangan Tidur pada Balita (>1 tahun)
- 18 Feb 2026 10:29 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pada usia ini, anak mulai tumbuh rasa kemandirian dan dorongan untuk membuat keputusan sendiri. Bila semua hal selalu ditentukan oleh orang tua, anak bisa merasa kehilangan kendali dan akhirnya menolak instruksi, termasuk saat diajak tidur.
Memberikan pilihan sederhana bisa menjadi cara efektif untuk melatih kemandirian sekaligus membuat anak merasa dihargai. Misalnya, “Mau pakai piyama biru atau piyama hijau?” atau “Mau baca buku kelinci atau buku dinosaurus sebelum tidur?” Dengan pilihan terbatas yang ditawarkan, anak merasa ikut berperan dalam menentukan rutinitasnya.
| Baca juga: Pilihan Permainan untuk Balita |
Bila anak menolak tidur, evaluasi kegiatannya di siang hari. Kita tidak dapat memaksa anak yang tidak lelah untuk istirahat, jadi penting untuk memastikan anak aktif dan mendapatkan stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya. Sehingga saat waktu tidur tiba, tubuhnya sudah siap beristirahat.
Di usia 3-5 tahun, ada beberapa anak tidak perlu lagi tidur siang dengan catatan, kegiatan siang hari tidak terganggu, kualitas tidur malam baik dan kebutuhan tidur hariannya tercukupi dari tidur malam.
Jika si Kecil sudah tidak perlu tidur siang, Parents bisa menerapkan quiet time atau waktu tenang. Saat waktu tenang, ajak lakukan kegiatan yang menenangkan seperti membaca, mewarnai, mendengarkan musik lembut, atau sekadar berbaring sambil bermain dengan boneka favoritnya.
| Baca juga: Dosen PNN Nunukan Ajak Refleksi Jumat Agung |
Setiap fase tumbuh kembang membawa perubahan dalam tidur anak. Lebih dari sekadar rutinitas, tidur adalah tentang koneksi dan rasa aman yang anak rasakan dari orang tuanya. Saat kita hadir dengan empati, anak belajar bahwa tidur bukan hal yang menakutkan, tapi tempat untuk beristirahat dan tumbuh dengan tenang.
Namun, bila kualitas tidurnya mulai mengganggu kemampuan anak untuk fokus, makan, belajar, atau berinteraksi di siang hari, saatnya lakukan intervensi yang tepat. Dengan bimbingan dan pendekatan yang sesuai, tidur anak bisa kembali menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang dan kesejahteraannya. ( Sumber:Kemenkes Ri ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....