Bahaya Ghibah dalam Pandangan Islam
- 05 Des 2024 05:44 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Ghibah atau membicarakan aib orang lain adalah salah satu dosa besar yang sering diremehkan. Dalam siaran Mutiara Pagi di RRI Nunukan pada Kamis (5/12/2024), Ustaz Anam Azhari mengingatkan umat Islam tentang larangan tegas dalam Al-Qur'an terhadap perilaku ini, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Hujurat ayat 12.
“Allah SWT menggambarkan ghibah sebagai tindakan yang menjijikkan, seperti memakan daging saudara sendiri yang telah meninggal. Perbuatan ini melukai perasaan orang lain, merusak hubungan persaudaraan, dan mengotori hati serta jiwa pelakunya,” ujar Ustaz Anam.
Ia menjelaskan bahwa ghibah tidak hanya berdampak buruk pada orang yang digunjingkan, tetapi juga merugikan pelakunya secara spiritual. Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari kiamat, amal baik orang yang berghibah akan diberikan kepada orang yang menjadi objek gunjingannya.
“Ghibah memecah belah umat, menimbulkan permusuhan, dan menghilangkan rasa saling percaya. Perbuatan ini jelas merusak ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.
Sebagai solusi, Ustaz Anam mengajak pendengar untuk menjauhkan diri dari perilaku ghibah dengan memperbanyak zikir, amal ibadah, dan fokus pada hal-hal yang bermanfaat. Ia juga menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari perbuatan buruk yang dapat merusak keberkahan hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....