Babinsa Nunukan Selatan Genjot Panen Cabai Demi Ketahanan
- 30 Mei 2026 11:55 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 0911-08/Nunukan Selatan, Serka Lilik P, yang melaksanakan pendampingan perawatan tanaman cabai dalam Program Pemberdayaan Prajurit dan Masyarakat Produktif di bidang pertanian.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Imam Bonjol, RT 12 RW 03, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Sabtu (30/5/2026). Pendampingan dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Sejak pagi hari, Serka Lilik bersama warga turun langsung ke lahan pertanian cabai. Mereka melakukan berbagai aktivitas mulai dari pengecekan kondisi tanaman, pembersihan gulma, pengendalian hama, hingga perawatan rutin yang diperlukan agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Tidak hanya itu, Babinsa juga membantu warga membersihkan area sekitar lahan pertanian yang dinilai dapat menjadi sarang hama dan penyakit tanaman. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan tanaman sehingga hasil panen dapat meningkat.
Kegiatan pendampingan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa di tengah petani dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan keluarga.
Serka Lilik mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui sektor produktif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan semangat kepada masyarakat agar lebih serius mengelola lahan pertaniannya. Pertanian merupakan sektor yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan dan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, tanaman cabai memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan menjadi salah satu komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat. Karena itu, perawatan yang tepat harus dilakukan sejak awal masa tanam hingga panen.
“Kami memberikan pendampingan mengenai cara perawatan tanaman cabai yang baik, termasuk pengendalian hama dan penggunaan pupuk yang sesuai. Dengan perawatan yang benar, produktivitas tanaman bisa meningkat dan hasil panen menjadi lebih maksimal,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu kendala yang sering dihadapi petani cabai adalah serangan hama yang dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Oleh sebab itu, langkah pencegahan harus dilakukan secara rutin.
Selain memberikan arahan teknis, Babinsa juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan pertanian agar tanaman terhindar dari berbagai penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan. Menurut Serka Lilik, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pemberdayaan yang dilaksanakan di wilayah binaan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan. Ketika masyarakat dan aparat saling mendukung, maka hasil yang dicapai akan lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ucapnya.
Program Pemberdayaan Prajurit dan Masyarakat Produktif sendiri merupakan salah satu upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor-sektor produktif, termasuk pertanian.
Di wilayah Nunukan Selatan, sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang ekonomi warga. Berbagai komoditas hortikultura, termasuk cabai, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Keberadaan pendampingan dari Babinsa diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan petani mengenai teknik budidaya yang lebih efektif dan efisien sehingga mampu menghasilkan panen berkualitas. Warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku merasa terbantu dengan pendampingan yang diberikan.
Selain memperoleh tenaga tambahan dalam perawatan lahan, mereka juga mendapatkan pengetahuan baru terkait pengelolaan tanaman cabai. Pendampingan lapangan semacam ini dinilai sangat penting, terutama bagi petani yang masih membutuhkan bimbingan mengenai cara budidaya yang tepat dan ramah lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan itu menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Nunukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....