DKPP Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah Lima Ton di Tanah Merah

  • 24 Mei 2026 15:44 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan menggelar Gerakan Pangan Murah di Tanah Merah dengan membawa 5 ton bahan pangan
  • Harga bahan pokok dijual di bawah harga pasar, mulai dari beras Rp82.000/5 kg hingga bawang putih Rp27.000/kg
  • Kepala Bidang Ketahanan Pangan berharap program ini dapat digelar setiap bulan, tidak hanya menjelang hari besar nasional

RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan menggelar Gerakan Pangan Murah di Wilayah Tanah Merah, Nunukan. Kegiatan ini menyasar masyarakat yang membutuhkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau.

Sebanyak 5 ton bahan pangan didistribusikan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 2 ton beras dan 3 ton komoditas lainnya. Komoditas lain meliputi tepung, minyak goreng, telur, gula, bawang merah, dan bawang putih. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Wiwin Indrayanti Minggu (24/05/2026).

“Hari ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Tanah Merah, bahan pangan yang di bawa itu sekitar 5 Ton, 2 Ton itu beras, selebihnya 3-ton ada tepung, minyak goreng, telur, gula, bawang merah dan bawang putih.” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi, mencerminkan kebutuhan nyata akan bahan pangan terjangkau di wilayah Nunukan. Program ini dinilai menjadi solusi jangka pendek menekan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat. Berbagai bahan pokok dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.

“Untuk berasnya Rp82.000 per 5 kg Telur Rp46.000 Gula Rp14.000 Tepung Rp9.000 Minyak Rp15.000 Bawang merah Rp40.000 per kg Bawang putih Rp27.000.” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah selama ini lebih sering digelar menjelang momen hari besar nasional seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Ke depan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan mendorong program serupa agar dapat dianggarkan secara rutin setiap bulan demi menjaga stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat.

“Sebenarnya saya sangat berharap pemerintah untuk bisa memberikan kami anggaran lebih Karena memang masyarakat sangat menunggu yang namanya gerakan pangan murah. Harapan saya setiap bulan ini bisa dilaksanakan, bukan hanya menjelang hari besar nasional," ujar Wiwin Indrayanti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....