Guru SDN 002 Nunukan Jalani Screening Kesehatan Gratis

  • 14 Mei 2026 06:38 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Program Cek Kesehatan Gratis menemukan banyak guru berisiko mengalami penyakit tidak menular.
  • Puskesmas Nunukan menilai pemeriksaan rutin penting untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini.
  • Guru di SDN 002 Nunukan mulai menjalani screening kesehatan melalui Program Cek Kesehatan Gratis.

RRI.CO.ID, Nunukan - Program Cek Kesehatan Gratis membantu mendeteksi risiko penyakit pada guru SDN 002 Nunukan. Pemeriksaan kesehatan berlangsung di SDN 002 Nunukan, Rabu (13/05/2026).

Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar lemak darah, dan screening penyakit tidak menular. Sejumlah guru diketahui baru pertama kali menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Hal ini disampaikan Kepala Puskesmas Nunukan, dr Ika Bihandayani.

“Alhamdulillah manfaatnya tadi ya, tentu sangat dirasakan yang pertama manfaatnya positifnya pasti dirasakan pertama oleh sasarannya dalam hal ini yang guru-guru yang kita lakukan pemeriksaan kesehatan atau penapisan screening tadi ya. Dan betul ada yang baru pertama kali melakukan pemeriksaan sepanjang hidup, ada juga yang sudah pernah dilakukan pemeriksaan yang sama,” ujarnya.

Program tersebut juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran guru terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Puskesmas Nunukan menilai deteksi dini penting untuk mencegah meningkatnya penyakit tidak menular.

Hasil screening menemukan sejumlah guru memiliki kadar lemak darah yang cukup tinggi. Selain itu, beberapa guru juga mengalami kondisi prehipertensi yang berisiko berkembang menjadi hipertensi.

“Jadi tadi itu banyak, tidak sedikit temuan-temuan berisiko kadar lemak yang tinggi di dalam darah ya, itu temuan-temuan kita, kemudian tekanan darah tadi yang prehipertensi yang bisa menuju ketika tidak dilakukan, budaya cerdik tidak ditanamkan germas gitu ya, tidak lakukan olahraga rutin, mengelola stres, hindari asap rokok, kemudian makan membatasi gula garam lemak, bila itu tidak diindahkan ya faktor risiko penyakit tidak menular tentu sangat mengancam,” katanya.

Puskesmas Nunukan mendorong guru menerapkan pola hidup sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan berkala juga diharapkan rutin dilakukan untuk mencegah risiko penyakit lebih serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....