Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO, Ini Mekanismenya
- 15 Feb 2026 18:20 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Bawomataluo telah masuk sebagai daftar nominasi atau tentative list World Heritage UNESCO pada 2009. Namun, hingga saat ini belum berhasil meraih status bergengsi tersebut.
Dalam sosialiasi yang digelar Disbudparekraf Provinsi Sumatera Utara di Desa Bawomataluo, Jumat 13 Februari, Doni Prasetyo dari Direktorat Diplomasi Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI memaparkan mekanismenya. Menurutnya, sejak 2025 UNESCO memiliki mekanisme baru yang secara tidak langsung mengurangi durasi proses pengusulan.
"Dengan mekanisme ini, bisa berkurang setidaknya satu tahun dari durasi proses dengan mekanisme sebelumnya," ujarnya. "Jadi berdasarkan hitungan kami, proses pengusulan ini akan berlangsung antara rentang empat sampai lima tahun."
Ia menyampaikan, setelah masuk sebagai daftar nominasi atau tentative list di tahun 2025, mekanisme selanjutnya yang dilaksanakan adalah upstream process. Proses ini sifatnya berupa konsultasi dengan para ahli dalam bentuk workshop, seminar, kajian ilmiah atau sosialiasi.
Proses ini bersifat voluntary atau tidak wajib. Dengan demikian disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pengusul.

"Yang paling penting adalah penyusunan preliminary assessment," kata Doni. "Setiap pengusulan harus didahului dengan preliminary assessment yakni formulir singkat sebanyak 10 sampai 15 lembar yang harus disusun sebagai ringkasan sebelum negara pengurus menyusun secara utuh."
Ia pun memberikan simulasi langsung pada sosialiasi tersebut. Ia mencontohkan, setelah sosialiasi maka Dinas Kebudayaan Sumatera Utara dan Kabupaten Nias Selatan bersinergi untuk menetapkan preliminary assessment pada Maret 2026 dan berakhir Agustus 2026.
Singkatnya durasi penyusunan preliminary assessment ini penting dilakukan jika pengusulan ditargetkan pada tahun ini. Pasalnya, jika tujuannya tahun ini maka harus diserahkan sebelum 15 September 2026 yang merupakan batas waktu penyerahan dokumen tersebut setiap tahun.
"Kemudian nanti akan dikaji oleh advisory board ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) selama satu tahun dan akan selesai dikaji Oktober 2027," terangnya. "Apabila Tim Ahli ini memberikan reviewnya, maka kita sebagai pihak pengusul menyusun naskah nominasi."
Tahapan penyusunan naskah nominasi ini menurut Doni adalah yang paling berat. Selain jumlah naskah yang disusun mencapai 300 halaman, durasi penyusunan bisa mencapai tahunan bergantung kemampuan stakeholder masing-masing daerah.

Namun jika dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun, lanjut Doni, maka naskah nominasi tersebut diserahkan ke UNESCO pada tahun 2028. Berkas ini kemudian akan diverifikasi dan dievaluasi lagi oleh advisory board ICOMOS.
Butuh waktu sekitar satu setengah tahun untuk melakukan verifikasi dan evaluasi. Sehingga ketika berkas nominasi tadi diajukan tahun 2028 kemungkinan baru akan selesai di bulan Mei 2030.
"Di dalam evaluasi ini juga akan dilakukan kunjungan lapangan," ungkapnya. "Tujuannya memastikan sejauh mana kondisi autentikasi dan integritas warisan yang diusulkan."
Lalu, setelah hasil evaluasi tersebut keluar, nominasi tersebut akan dibahas di sidang Komite UNESCO. Pelaksanaannya dilakukan setiap pertengahan tahun (Juni/Juli) setiap tahunnya.
Dengan demikian, berkaca dari simulasi ini, maka total waktu dari pengusulan hingga penetapan adalah minimal empat tahun. Oleh karena itu, ia kembali menekankan pentingnya kesabaran dan keuletan dalam memperjuangkan keinginan agar Bawomataluo menjadi Warisan Budaya Dunia.
"Statusnya ditetapkan apabila dienkripsi atau disetujui," kata Doni. "Beda lagi kalau tidak disetujui, berarti ada kekurangan berkas yang butuh penyempurnaan sehingga butuh waktu antara lima sampai enam tahun."

Doni memastikan tidak ada jalur cepat dalam pengusulan ini. Mekanisme yang telah ditetapkan harus diikuti sesuai dengan tahapannya.
Pengecualian bagi situs nominasi yang terancam punah. Misalnya seperti konflik yang terjadi di jalur Gaza atau situs-situs yang ada di Ukraina.
Lalu, seberapa besar potensi Bawomataluo ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia? Menurut Doni potensinya sangat besar.
Pasalnya, UNESCO memiliki strategi global dimana situs-situs yang masih belum terwakili di satu regional tertentu akan diprioritaskan untuk ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....