Bakamla RI Dorong Perekonomian Nelayan Lokal dan Tindak Tegas Illegal Fishing

  • 16 Sep 2026 08:33 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kehadiran SPKKL Bakamla RI di Nias Selatan membawa misi ganda untuk meningkatkan taraf hidup nelayan pesisir sekaligus menjaga keamanan perairan dari berbagai ancaman kejahatan. Selain mengantisipasi maraknya jalur penyelundupan narkoba di laut lepas, Bakamla RI berkomitmen mendorong potensi perikanan lokal agar mampu menembus pasar ekspor.

Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla., menegaskan bahwa dukungan terhadap nelayan dalam negeri merupakan kewajiban mutlak yang harus dijalankan oleh aparat penegak hukum laut. "Bagi Bakamla, mendukung masyarakat pesisir, nelayan, apalagi untuk dalam negeri masyarakat Indonesia sendiri itu wajib hukumnya," katanya menegaskan.

Lebih lanjut ia menyampaikan, perlindungan ekonomi bagi nelayan tradisional akan diselaraskan dengan tindakan penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi di wilayah perairan Samudera Hindia. Bakamla tidak akan memberi toleransi kepada kapal asing yang melanggar batas maupun para pelaku perusakan ekosistem laut seperti pengeboman ikan.

Praktik penggunaan bom ikan dinilai sangat merusak lingkungan maritim dan merugikan masa depan ruang tangkap nelayan lokal hingga ratusan tahun. Peringatan keras disuarakan kepada siapa saja yang nekat merusak ekosistem laut bahwa tindakan tegas hingga tembak di tempat siap diberlakukan.

"Kita juga akan coba merencanakan untuk menghidupkan masyarakat nelayan dan masyarakat pesisir supaya kehidupan lebih meningkat kemudian produksi juga meningkat, perikanan juga maju, sampai bisa ekspor lah," ungkapnya.

Melalui pengawasan ketat dan pembinaan ekonomi pesisir, Bakamla RI optimistis sektor kelautan Nias Selatan dapat menjadi yang terdepan di Indonesia. Keamanan laut yang terjamin diharapkan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat nelayan.

Selain itu, kehadiran SPKKL Bakamla RI diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan di jalur laut yang salah satunya adalah penyelundupan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....