Kepala Bakamla RI Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPKKL di Nisel
- 15 Sep 2026 15:27 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla., secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Nias di Kompleks Alo'oa, Desa Orahili Fau, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Selasa, 15 September 2026.
Secara simbolis peletakan batu pertama dilakukan bersama oleh Kepala Bakamla RI, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia dan Kepala Zona Bakamla Barat, Laksma TNI Bambang Trijanto. Kegiatan tersebut menjadi momen dimulainya pembangunan fasilitas Bakamla RI yang akan memperkuat kehadiran dan dukungan pengawasan keamanan serta keselamatan laut di wilayah Nias.
Pembangunan Kantor SPKKL Nias merupakan bagian dari upaya Bakamla RI memperkuat infrastruktur dan kapasitas pengawasan di wilayah kerja Kantor Zona Bakamla Barat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas Bakamla RI dalam melakukan pemantauan situasi keamanan dan keselamatan laut, sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah perairan Nias dan sekitarnya.
Pembangunan SPKKL Nias berdiri diatas lahan 13.560 m2 yang dihibahkan oleh Pemeintah Daerah Nias Selatan pada April 2024. Biaya pembangunan sekitar 34,7 Milyar sumber dari dana SBSN (Sertifikat Berharga Syariah Negara).

"Saya minta dukungan masyarakat semuanya
untuk pelancaran pembangunan ini dan nanti dapat berfungsi dengan baik. Saya juga
memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa bergabung dengan Bakamla," ujar Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla.
Sementara itu, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyambut baik kehadiran SPKKL di wilayah ini. Ia menekankan bahwa peran Bakamla RI sangat strategis untuk menjaga keselamatan dan ketertiban laut di wilayah perairan daerah.
"Kita menyambut baik kehadiran Bakamla di Kabupaten Nias Selatan untuk memaksimalkan pengamanan laut guna mencegah penangkapan ikan ilegal yang merugikan masyarakat dan juga memantau orang-orang asing yang masuk ke wilayah ini melalui jalur laut," ujar Sokhiatulo Laia.
Pemilihan Kabupaten Nias Selatan sebagai lokasi pembangunan SPKKL memiliki arti strategis dalam memperkuat jangkauan kehadiran Bakamla RI di wilayah perairan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
Keberadaan unsur dan fasilitas Bakamla RI di wilayah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan laut serta mendukung respons yang lebih cepat terhadap perkembangan situasi di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Sarpras Laksma Bakamla Agung Setiawan, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Laksma Bakamla Budi Santosa, Direktur Data dan Informasi Laksma Bakamla Sigit Winarko, Direktur kerja sama Laksma Bakamla Askari.
Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan SPKKL Nias, dilanjutkan dengan penanaman pohon Simalambuo oleh Kepala Bakamla bersama Bupati Nias Selatan. Kemudian pemberian bantuan secara simbolis kepada warga Desa Bawomataluo, Tafo'olo Nehe, pelompat batu yang atraksinya diabadikan dalam uang kertas pecahan Rpyang diserahkan langsung oleh Kepala Bakamla RI bersama Bupati Nias Selatan.
Sementara dari Kabupaten Nias Selatan turut hadir Danlanal Nias Letkol Laut (P) Tomosa Uskarlind Larosa, M.Tr.Opsla, Wakapolres Nias Selatan, Kompol Mahyu Danil Noor, S.Si, Danramil 12/Teluk Dalam, Mayor Inf Yustinus Waruwu, S.E., M.IP, Wakil Ketua DPRD Nias Selatan, Sokhiwanolo Waruwu, Kadis PUTR, Kasiaro Ndruru, Kadis Kelautan dan Perikanan, Rajin Haria, Kadis Perhubungan, Damai Omega Telaumbanua, SKM., MM., Camat Fanayama Welhelmus Haria dan para Kepala Desa se-Kecamatan Fanayama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....