KSOP Pastikan Kesiapan Angkutan Laut Nataru di Malut
- 15 Des 2025 20:16 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate memastikan kesiapan layanan angkutan laut selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Maluku Utara. Kesiapan tersebut ditegaskan setelah KSOP menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait dan para pemangku kepentingan pelabuhan, Senin (15/12/2025).
Kepala KSOP Kelas II Ternate, Rushan Muhammad, mengatakan seluruh instansi teknis telah menyatakan siap memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut. Termasuk TNI, Polri, operator kapal, dan badan usaha pelabuhan seperti PT Pelni dan lainnya.
“Pada prinsipnya seluruh instansi dan operator sudah siap untuk memberikan layanan terbaik bagi pemudik Natal dan Tahun Baru,” kata Rushan. Ia menjelaskan, sebanyak 52 unit kapal akan dioperasikan selama masa angkutan Nataru.
Kapal-kapal tersebut meliputi kapal Pelni, kapal angkutan laut nasional antarpulau. Serta kapal pelayaran rakyat yang melayani rute ke Bitung, Ambon, dan wilayah Papua, termasuk melalui Pelabuhan Ternate.
KSOP Kelas II Ternate juga menetapkan empat pelabuhan pantau selama masa Nataru, yakni Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong, Pelabuhan Penyeberangan ASDP, serta Pelabuhan Dufa-Dufa di wilayah utara Ternate. Personel dari berbagai instansi akan disiagakan di seluruh pelabuhan tersebut untuk mengatur arus naik-turun penumpang agar tetap tertib dan lancar.

Suasana aktivitas masyarakat, calon penumpang dan pedagang di Terminal Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate pada Senin (15/12/2025). (Foto: Dhavi Baba/RRI).
Dari sisi keselamatan, Rushan memastikan seluruh kapal telah melalui pemeriksaan kelaiklautan (ramp check). “Dari total 52 kapal, sebanyak 27 kapal diperiksa di KSOP Ternate, sementara sisanya dilakukan di Ambon dan Bitung,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, khusus kapal Pelni telah diberikan dispensasi penambahan kapasitas. Dari lima kapal Pelni yang masuk ke Pelabuhan Ternate, seluruhnya mendapat tambahan kuota penumpang.
KSOP memprediksi puncak arus mudik Nataru akan terjadi pada 17 dan 18 Desember, dengan kedatangan dua kapal Pelni, salah satunya KM Tatamailau. Hingga saat ini, tiket reguler Pelni dilaporkan telah terjual habis dan hanya tersisa kuota tambahan dispensasi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perhubungan juga menggelar program mudik bersubsidi untuk sejumlah trayek, seperti Ternate–Jailolo dan Ternate–Sofifi. Program ini menggunakan kapal cepat, termasuk Cantika Express, dengan subsidi tiket sebesar 50 persen dan berlangsung pada 20 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
KSOP Ternate juga telah menyiapkan posko angkutan Nataru di beberapa lokasi pelabuhan, lengkap dengan dukungan tenaga medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan. “Tenaga dokter dan tenaga medis beserta peralatan sudah disiapkan di posko-posko,” kata Rushan.
Meski Pelabuhan Ternate bukan termasuk pelabuhan pantau utama secara nasional pada masa Nataru, KSOP memproyeksikan adanya peningkatan jumlah penumpang sekitar 20 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh arus mudik Natal dan Tahun Baru serta libur sekolah akhir tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....