Kampus Polimedia, Kukuhkan Prof. Purnomo Sebagai Guru Besar Pertama

  • 09 Mei 2025 17:02 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Kampus Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) mengukuhkan Prof. Dr. Drs. Purnomo Ananto, M.M sebagai Guru Besar pertama bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pengukuhan yang dilakukan oleh Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika merupakan momentum bersejarah bagi Polimedia yang akhirnya memiliki Guru Besar.

Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika menyatakan, keberadaan Guru Besar pertama di Polimedia diharapkan dapat menjadi contoh teladan dan penyemangat civitas academica dalam menjaga nilai marwah akademik. Dimana keilmuan yang dimiliki dalam bidang Pendidikan dan Kewarganegaraan sangat relevan dengan tantangan komunikasi saat ini.

“Bagaimana membangun ruang publik yang sehat di tengah dunia digital yang kompleks. Kita butuh panutan moral dan kewarganegaraan yang kokoh, keilmuan beliau inilah yang perlu dikembangkan," ujar Tipri Rose Kartika, di Kampus Polimedia Jakarta, Jumat (8/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut Prof. Purnomo Ananto menyampaikan pentingnya peran Pancasila dan kewarganegaraan di era digital. Melalui orasi tersebut, ia menekankan bahwa perlunya empat kategori utama yang harus dimasukan dalam mencerminkan kewarganeagraan digital individu, yaitu identitas diri, kepercayaan, perlindungan, dan penggunaan digital yang sehat.

“Ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya berkomunikasi secara digital dengan penuh tanggung jawab. Penelitian ini tentunya untuk membuktikan bahwa guru dan siswa sama-sama memiliki kesadaran tinggi dan bersikap positif tentang kewarganegaraan digital,” ujar Prof.

Untuk itulah, lanjutnya, Prof. Purnomo Ananto dalam studinya mengharapkan pentingnya etika dan rasa nasionalisme sehingga membangun budaya digital yang positif.

“Meskipun perkembangan teknologi yang maju telah memainkan peran penting dalam mempromosikan komunitas global bagi orang-orang di seluruh dunia, namun sedikit sekali perhatian yang diberikan dalam literatur yang mengeksplorasi kesiapan guru dan siswa untuk menjadi bagian dari kewarganegaraan digital, khususnya dalam konteks pendidikan Indonesia” katanya.

Sekadar informasi, Prof. Purnomo Ananto merupakan dosen jurusan komunikasi yang mengampu mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dan pancasila. Anak dari pasangan Bapak Subadi dan Ibu Sri Murni ini menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Saat ini Univeritas Negeri Jakarta) pada 1980.

Kemudian melanjutkan jenjang magister Bidang Manajemen (Sumber Daya Manusia) di STIE IPWIJA pada 1996 dan tahun 2014 menyelesaikan gelar doktor di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Selama kiprahnya di dunia pendidikan, Prof. Dr. Drs. Purnomo Ananto, M.M mejabat sebagai Direktur Polimedia periode 2018 s.d 2022. Selain aktif sebagai dosen, pria kelahiran 1960 ini bergabung di Asosiasi Profesi Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sejak tahun 2012.

Ia juga menerbitkan buku sejumlah buku, diantaranya Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi Vokasi (2023); Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Soft Skills dan Karakter Sumber Daya Manusia Industri Kreatif (2021) dan sebagainya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....