Terseret Arus Tiga Hari, Korban di Temukan Meninggal Dunia
- 05 Mei 2025 12:55 WIB
- Makassar
KBRN, Gowa : Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, BPBD Gowa, TNI, Polri, serta relawan dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian sejak hari pertama korban dilaporkan hilang. Kondisi medan yang terjal dan derasnya arus air terjun Takapala menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
Dalam proses pencarian, korban ditemukan pada Senin pagi (5/5/2025) pada pukul 09.00 oleh tim SAR gabungan dibeberapa titik dilokasi kejadian. Penyelaman dilakukan secara bergantian oleh penyelam profesional yang dilengkapi alat selam lengkap, dengan fokus pencarian pada area di sekitar jatuhan air terjun dan aliran sungai di bawahnya. Pencarian sempat terkendala cuaca buruk yang menyebabkan debit air meningkat.
"Selama tiga hari pencarian, kami menggunakan metode penyisiran permukaan dan penyelaman manual. Koordinasi terus dilakukan di lapangan untuk memastikan setiap titik potensial diperiksa secara menyeluruh," ujar salah satu personel SAR, Serka Junaidi.
Keluarga korban yang sejak awal berada di lokasi pencarian tak kuasa menahan tangis saat jenazah Daeng Jumba akhirnya ditemukan dan dievakuasi ke daratan. Suasana haru menyelimuti proses evakuasi dan penyerahan jenazah kepada keluarga.
Menurut keterangan warga, Daeng Jumba dikenal sebagai petani ulet yang setiap hari mengairi kebunnya di daerah lereng pegunungan sekitar air terjun. Ia sering mengambil air langsung dari sungai, yang pada musim hujan debitnya bisa meningkat drastis. "Biasanya beliau hati-hati, tapi mungkin waktu itu aliran air sedang deras dan tidak terduga. Kami sangat kehilangan," ungkap salah satu kerabat korban, Andi Dg. Rannu.
Kepala Desa setempat, Amiruddin, mengatakan akan mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan menghindari beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berbahaya, terutama saat musim hujan. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim SAR dalam menemukan korban. "Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, dan kami akan bahas langkah-langkah antisipatif dalam rapat desa mendatang," kata Amiruddin.
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan akan segera dimakamkan di pekuburan keluarga di kampung halamannya. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung sore hari ini. Dengan berakhirnya pencarian ini, operasi SAR resmi ditutup. Pihak Basarnas mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....