Pemkab Pringsewu Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

  • 19 Nov 2024 16:14 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Pringsewu: Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pringsewu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Paris, Selasa (19/11/2024). Rakor dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pringsewu, Heri Iswahyudi, mewakili Pj Bupati Marindo Kurniawan.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Marindo menyoroti stunting sebagai masalah serius yang berdampak terhadap kesehatan, kemampuan berpikir, hingga produktivitas manusia di masa depan.

“Anak stunting nantinya akan tumbuh menjadi dewasa dengan produktivitas rendah, yang bisa memperburuk kemiskinan dan ketimpangan,” ujarnya.

Berdasarkan data 2023, prevalensi stunting di Pringsewu sebesar 15,8 persen. Jumlah balita stunting tercatat menurun dari 1.536 menjadi 1.405 anak berkat intervensi terpadu yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Sekda juga menyampaikan bahwa fokus penanganan stunting akan bergeser pada 2025, dari percepatan penurunan menuju pencegahan stunting terintegrasi.

"Langkah ini sesuai dengan keputusan Menteri PPN/Bappenas yang menetapkan Provinsi Lampung sebagai prioritas pencegahan stunting," katanya.

Rakor diikuti 110 peserta dari berbagai unsur, termasuk perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan perguruan tinggi. Rakor ini sebagai ajang koordinasi, evaluasi, dan pelaporan dalam upaya bersama menurunkan stunting di Pringsewu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....