HUT ke-81 TNI, Fahira Idris: Bersama Rakyat Menjaga Negeri dan Kedaulatan

  • 05 Okt 2026 18:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Fahira Idris menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI dalam momentum HUT ke-81 TNI, Senin 5 Oktoner 2026.
  • HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
  • enator Jakarta itu menyampaikan penghormatan kepada prajurit yang bertugas di berbagai penjuru Nusantara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam momentum HUT ke-81 TNI, Senin 5 Oktoner 2026.

Fahira mengatakan, selama lebih dari delapan dekade, TNI menjadi salah satu kekuatan utama pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah. Serta melindungi segenap bangsa Indonesia.

HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menurut Fahira, tema tersebut kembali menegaskan hubungan erat antara TNI dan masyarakat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat. Kekuatan inilah yang harus terus dirawat. Bersama rakyat, TNI menjaga negeri agar Indonesia tetap berdiri tegak, utuh, aman, dan berdaulat,” ujar Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Senator Jakarta itu juga menyampaikan penghormatan kepada prajurit yang bertugas di berbagai penjuru Nusantara. Khususnya, mereka yang menjaga wilayah perbatasan, pulau-pulau terluar, laut, hingga ruang udara Indonesia.

Menurutnya, sebagai negara kepulauan, kehadiran TNI di titik-titik strategis memiliki arti penting. Menjaga kedaulatan, kata dia, bukan sekadar mempertahankan garis pada peta, tetapi memastikan setiap wilayah Indonesia berada dalam pengawasan dan perlindungan negara.

Fahira juga menilai perkembangan lingkungan strategis di kawasan Indo-Pasifik membuat diplomasi pertahanan semakin penting. TNI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan menjaga wilayah nasional, tetapi juga membangun kerja sama profesional dengan militer negara sahabat untuk menjaga stabilitas kawasan.

“TNI yang disegani bukan hanya TNI yang kuat menjaga wilayahnya, tetapi juga TNI yang dipercaya menjadi mitra dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Diplomasi pertahanan menjadi semakin penting di tengah dunia yang penuh ketidakpastian,” katanya.

Di sisi lain, Fahira menekankan pentingnya

menjaga hubungan yang dekat dan saling percaya antara prajurit dengan masyarakat. Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya bersumber dari kemampuan pertahanan, tetapi juga dari kepercayaan rakyat.

Karena itu, kedekatan dengan masyarakat perlu dijaga melalui keteladanan, disiplin, kepatuhan terhadap hukum, sikap humanis. Serta pengabdian yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Fahira menegaskan, kompleksitas tantangan pertahanan harus semakin memperkuat fokus TNI pada tugas utamanya. Yakni, menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Menurutnya, pertahanan yang kuat juga menjadi fondasi pembangunan. Aktivitas ekonomi, investasi, pendidikan, pelayanan publik, pembangunan daerah hingga kehidupan masyarakat dapat tumbuh ketika negara berada dalam kondisi aman dan kedaulatan terjaga.

“Keamanan dan kedaulatan adalah fondasi bagi bangsa untuk maju. Ketika wilayah kita terjaga, rakyat merasa aman, dan stabilitas terpelihara, pembangunan memiliki ruang untuk tumbuh. Di situlah pengabdian TNI memberikan arti yang sangat besar bagi perjalanan bangsa,” ujarnya.

Memasuki usia ke-81, Fahira berharap TNI terus menjadi institusi pertahanan yang kuat, dipercaya rakyat, disegani di kawasan, dan konsisten menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya.

“Semoga TNI selalu kuat bersama rakyat, menjaga persatuan, mengawal kedaulatan, dan memastikan Indonesia terus berdiri tegak serta semakin maju. TNI kuat bersama rakyat, rakyat kuat bersama TNI,” kata Fahira.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....