BGN: Dapur MBG Bertambah Capai 27.022 Unit, Perluas di wilayah 3T
- 05 Okt 2026 07:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional mengaktifkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi secara serentak di 16 provinsi Indonesia bagian timur pada 4 Oktober 2026.
- Total SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia meningkat menjadi 27.022 unit setelah aktivasi ratusan dapur gizi baru ini.
- Aktivasi mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi ke daerah-daerah yang lebih terpencil.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi Indonesia bagian timur. Penambahan itu membuat total SPPG yang beroperasi di Indonesia mencapai 27.022 unit.
Aktivasi ratusan dapur tersebut turut mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Dengan diresmikan ratusan unit baru ini, total dapur SPPG yang kini telah beroperasi di seluruh Indonesia mencapai 27.022 unit," ujar keterangan resmi di akun Instagram @badangizinasional.ri, dikutip Minggu, 4 Oktober 2026.
Aktivasi 480 SPPG tersebut sekaligus menandai berlanjutnya pembukaan dapur MBG setelah sebelumnya sempat melalui masa moratorium. BGN menyatakan perluasan layanan pemenuhan gizi akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Penambahan dapur tidak hanya menyasar wilayah Indonesia bagian timur, tetapi juga daerah lain yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi. "Seluruh langkah strategis ini dihadirkan sebagai respons nyata atas tingginya aspirasi dan masukan dari masyarakat, sekolah, mitra, hingga para kader di lapangan," ujar keterangan tersebut.
Kepala BGN Sudaryono menyebut pembukaan SPPG selanjutnya mencakup sejumlah wilayah, antara lain Kalimantan, Bali, dan Sumatra. BGN menyatakan perluasan tersebut ditujukan untuk menjangkau anak-anak yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi berkualitas.
"Kami telah memutuskan bahwa pada hari Jumat nanti, tanggal 2 Oktober 2026, kami akan melaksanakan aktivasi dapur SPPG yang siap beroperasi di wilayah 3T. Di wilayah yang stuntingnya tinggi dan wilayah yang stuntingnya tinggi sekali, yang kita mulai di wilayah Timur Indonesia," kata Sudaryono.
Ke-480 dapur tersebut tersebar di Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya dan Papua Barat. Kemudian Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Sudaryono mengatakan proses aktivasi akan dilakukan langsung oleh jajaran BGN di 16 provinsi tersebut. Dengan penambahan secara bertahap, BGN menargetkan layanan program pemenuhan gizi dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan penerima manfaat di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....