BGN Minta Sekolah Tidak Takut Komplain, Aplikasi Rating MBG Segera Disiapkan
- 28 Sep 2026 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN RI terus bergerak cepat, menyiapkan aplikasi yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian langsung terhadap layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Kepala BGN, Sudaryono mengatakan, sistem tersebut dirancang untuk mendapatkan umpan balik langsung dari sekolah mengenai pelaksanaan MBG di lapangan.
- Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada Bapak-Ibu kepala sekolah, seperti di Ojek Online.
RRI.CO.ID, Jakarta - BGN RI terus bergerak cepat, menyiapkan aplikasi yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian langsung terhadap layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi tersebut, sekolah nantinya dapat memberikan rating sekaligus catatan terkait layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani peserta didik.
Kepala BGN, Sudaryono mengatakan, sistem tersebut dirancang untuk mendapatkan umpan balik langsung dari sekolah mengenai pelaksanaan MBG di lapangan. Penilaian itu, dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas menu hingga ketepatan waktu makanan tiba di sekolah.
"Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada Bapak-Ibu kepala sekolah, seperti di Ojek Online. Seperti di GoFood, yang kemudian Bapak-Ibu guru itu bisa ngasih bintang, bisa ngasih catatan terhadap si dapur itu," kata Sudaryono dalam keterangannya, dikutip Senin, 28 September 2026.
Melalui aplikasi tersebut, ia menjelaskan, kepala sekolah nantinya dapat memberikan penilaian berupa bintang terhadap layanan SPPG. Lalu, Sekolah juga bisa menambahkan catatan apabila menemukan persoalan dalam pelaksanaan MBG.
"Apakah menunya jelek, apakah suka terlambat. Apakah kemudian lain sebagainya itu bisa kemudian diberi bintang, kemudian dikasih catatan," ucap Sudaryono.
Sudaryono menilai, sistem tersebut diperlukan karena sekolah menjadi pihak yang berinteraksi langsung dengan layanan MBG. Sementara, peserta didik merupakan penerima manfaat yang berhak mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Karena itu, ia meminta, kepala sekolah maupun guru tidak ragu menyampaikan keluhan apabila menemukan persoalan dalam pelaksanaan MBG. Laporan dari sekolah, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi BGN untuk memperbaiki kualitas layanan.
"Kami ingin lebih banyak mendapatkan feedback dari Bapak-Ibu kepala sekolah semua. Dan saya minta dan saya mohon kepada Bapak-Ibu kepala sekolah untuk tidak segan-segan melaporkan itu kepada kami," ujar Sudaryono.
Keluhan Bisa Diteruskan Langsung ke BGN
Sudaryono juga meminta, sekolah tidak hanya menyampaikan teguran kepada SPPG ketika menemukan masalah. Apabila persoalan tidak segera mendapatkan perbaikan, sekolah dapat meneruskan laporan tersebut secara langsung kepada BGN.
"Bapak-Ibu guru boleh protes ke SPPG-nya, tapi di-CC itu ditembuskan ke saya. Ada emailnya, sampaikan saja, nggak perlu takut," kata Sudaryono.
Menurut Sudaryono, BGN akan menindaklanjuti laporan yang diterima dari sekolah. Perhatian khusus, nantinya diberikan terhadap laporan yang berkaitan dengan ketidaksesuaian standar pelayanan maupun keamanan pangan.
"Dapur itu memang tidak takut sama kepala sekolah, tapi dapur itu takutnya dengan BGN. Maka izinkan kami itu kemudian bisa terkoneksi dengan semua kepala sekolah yang ada di seluruh Indonesia," ucap Sudaryono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....