Menko Bahlil Segera Umumkan Hasil Uji Coba Pengganti Gas LPG 3 Kg
- 04 Okt 2026 12:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Bahlil Lahadalia akan segera mengumumkan hasil evaluasi uji coba CNG sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram.
- Evaluasi uji coba CNG saat ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dengan cakupan tabung hingga proses bisnis penyaluran.
- Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa CNG merupakan bagian dari strategi transisi energi untuk mengurangi ketergantungan LPG impor.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah akan segera mengumumkan hasil evaluasi uji coba compressed natural gas (CNG). Uji coba tersebut dilakukan sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan evaluasi uji coba CNG saat ini dilakukan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Evaluasi mencakup penggunaan CNG, mulai dari tabung hingga proses bisnis penyalurannya.
| Baca juga: CNG dan LPG, Mana Lebih Aman? |
"Ya ini kan dari ini kan lagi dievaluasi oleh Ditjen Migas. Itu kan dari tabung, kemudian proses CNG sampai ke tabung, itu juga proses bisnisnya lagi diselesaikan oleh Ditjen Migas," kata Yuliot dalam pernyataannya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Yuliot mengungkapkan hasil evaluasi tersebut akan disampaikan langsung Menko bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. "Jadi dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan langsung sama Pak Menko," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan uji coba CNG di kantin Lemigas telah memasuki minggu ketiga. Data pelaksanaan uji coba dievaluasi setiap hari untuk mengetahui aspek yang masih perlu diperbaiki.
"Jadi kita sudah memasuki minggu ketiga. Data terus dievaluasi, setiap hari dicek," kata Laode di Kantor Kementerian ESDM, Rabu, 30 September 2026.
"Ada hal apa yang bisa dilakukan, yang dievaluasi poin-poinnya apa saja. Setelah satu bulan, kita akan lakukan review seluruh aspek apa saja yang terkait," ujarnya, menambahkan.
Laode mencontohkan aspek distribusi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan CNG. Menurutnya, CNG perlu diangkut menggunakan wadah atau truk yang tidak bersifat bak terbuka.
"Tahap selanjutnya kita akan mendiskusikan mengenai skemanya, untuk CNG ini nanti seperti apa sih. Siapa yang menjual, siapa yang menyuplai tabung, gasnya diisinya di mana," kata Laode.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....