Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8
- 04 Okt 2026 10:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Basarnas menghentikan operasi penyelaman KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21 karena kondisi jasad korban dan struktur kapal berubah, sehingga pencarian bawah air tidak lagi efektif dan membahayakan penyelam.
- Operasi SAR tetap berlanjut dengan memfokuskan pencarian korban hanyut di perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
- Dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8, sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Basarnas menghentikan operasi penyelaman dalam pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan hingga hari ke-21. Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menunjukkan kondisi korban dan struktur kapal berubah sehingga penyelaman tidak lagi efektif.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, perubahan kondisi jasad korban menjadi salah satu pertimbangan utama penghentian operasi bawah air. Selain itu, kondisi badan kapal yang semakin labil juga meningkatkan risiko keselamatan penyelam selama proses pencarian berlangsung.
"Pada beberapa hari pertama, korban yang dievakuasi dari dalam kapal masih memungkinkan untuk terapung. Sehingga dapat diterima tim penyelamat," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 4 Oktober 2026.
Ia mengatakan, kondisi korban yang sebelumnya memungkinkan proses evakuasi di permukaan laut kini telah mengalami perubahan signifikan. Perubahan struktur kapal sejak hari pertama operasi turut memengaruhi efektivitas penyelaman dan proses pengangkatan korban dari dalam bangkai kapal.
"Jika sebelumnya korban dapat naik dengan sendirinya setelah dikeluarkan, kini kondisinya dapat terurai saat proses evakuasi berlangsung," ucapnya. Ia menegaskan, kondisi tersebut membuat operasi penyelaman tidak efektif dilanjutkan sehingga Basarnas memutuskan menghentikan pencarian bawah air.
Basarnas mencatat, kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan selama operasi pencarian berlangsung hingga hari ke-21. Namun, tim penyelam tidak menemukan korban tambahan dalam tiga hari terakhir meskipun upaya pencarian terus dilakukan secara intensif.
"Kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan, dan tiga hari terakhir ini tidak menemukan korban lagi," katanya. Ia menjelaskan, masih terdapat bagian kapal yang belum tersentuh penyelam, termasuk lambung kiri, tetapi kondisinya sangat membahayakan keselamatan petugas.
Basarnas berharap pemilik kapal segera melaksanakan operasi salvage atau pengangkatan badan kapal untuk mendukung proses pencarian korban. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan keberadaan korban yang masih tertahan di dalam kapal sekaligus mempermudah proses evakuasi.
Meski menghentikan penyelaman, Basarnas tetap melanjutkan operasi SAR dengan memfokuskan pencarian pada wilayah perairan yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut. Area pencarian mencakup perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat berdasarkan hasil evaluasi tim SAR gabungan.
"Hingga hari ke-21, sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia," ucapnya. Ia menyebut, sebanyak 55 korban lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....