Pencarian 129 Korban Berlanjut, Basarnas Upayakan Angkat Kapal Virgo

  • 18 Sep 2026 11:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Basarnas belum menemukan tambahan korban dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
  • Sebanyak 114 korban telah dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan enam meninggal dunia.
  • Basarnas berencana mengangkat bangkai kapal untuk melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban.

RRI.CO.ID, Jakarta - Basarnas mengungkap belum ada penambahan jumlah korban Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi. Basarnas kini berupaya mengangkat bangkai kapal itu.

Hingga kini, korban yang berhasil dievakuasi masih berjumlah 114 orang. Sebanyak 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan kapal di Laut Jawa tersebut.

"Hingga hari ini, belum ada penambahan korban yang ditemukan," ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 18 September 2026. Ia menyebut pihaknya kini akan melanjutkan operasi evakuasi berdasarkan arahan dari pimpinan, yakni dengan mengangkat dan membalik bangkai kapal.

"Terkait operasi yang akan dilanjutkan setelah 114 korban berhasil dievakuasi berdasarkan arahan pimpinan. Kita mengambil keputusan untuk berupaya mengangkat bangkai kapal," kata Bramantyo.

Ia menerangkan, rencana penarikan kapal akan dilakukan ke lokasi terdekat dari titik kejadian sehingga kemungkinan akan dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Nantinya, setelah operasi pengangkatan kapal berhasil, pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap para korban.

"Nanti kalau bisa terangkat itu akan kita laksanakan proses evakuasi. Mungkin kita berharap masih ada saudara-saudara kita di situ, opsi terdekat nanti ke Banjarmasin," ucapnya.

Diketahui, sejak hari kedua pencarian 129 korban hilang Kapal Virgo, opsi penyelaman telah dipilih untuk memeriksa bagian dalam kapal. Namun, opsi itu belum bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membuat operasi penyelaman ditunda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....