Rangkap Jabatan Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Bahlil: Ini Amanah

  • 02 Okt 2026 06:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bahlil Lahadalia resmi mengemban dua jabatan rangkap sebagai Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi melalui reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto.
  • Pelantikan Bahlil dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Bahlil menyatakan bahwa rangkap jabatan ini adalah amanah negara yang harus dilaksanakan dengan baik dan bertanggung jawab.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bahlil Lahadalia mengatakan rangkap jabatan sebagai Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan amanah negara. Bahlil resmi mengemban dua jabatan tersebut setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

"Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara, yang saya harus emban dan melaksanakan tugas dengan baik. Baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan penunjukan dirinya sebagai Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan penugasan dari Presiden. Ia menyatakan akan menjalankan kewenangan sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres).

"Ini baru pertama kali saya ditugaskan sebagai Menteri ESDM merangkap Menko. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres," ujarnya.

Menurut Bahlil, kewenangan ketatanegaraan merupakan hak Presiden yang kemudian dilimpahkan kepada para pembantunya. Karena itu, ia memastikan akan menjalankan tugas sesuai dengan arahan dan ketentuan yang ditetapkan Presiden.

Sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan pemerintah ingin mempercepat pelaksanaan Asta Cita, khususnya di bidang hilirisasi dan transisi energi. Bahlil juga menjelaskan perbedaan fungsi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

"Kalau Menko kan Kemenko aja, Menteri Koordinator. Sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi, dia kan menteri teknis," kata Bahlil.

Bahlil menekankan hilirisasi menjadi salah satu fokus pemerintah saat ini. Ia menyebut mayoritas investasi terkait hilirisasi berada di sektor ESDM.

"Saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi. Dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM," ucap Bahlil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....