Mengenang Yusuf Ronodipuro, Pengabdian untuk Bangsa lewat Radio

  • 02 Okt 2026 09:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Yusuf Ronodipuro dikenal atas keberaniannya menyebarkan kabar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menggunakan media radio.
  • Warisan dan kenangan Yusuf Ronodipuro masih hidup dalam keluarganya, disampaikan melalui generasi penerusnya seperti Gabriel Irawan, cucu dari tokoh tersebut.
  • Yusuf Ronodipuro lahir pada 30 September 1919 dan menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah penyiaran Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 30 September 1919 menjadi hari lahir salah satu tokoh penting penyiaran Indonesia, Yusuf Ronodipuro. Namanya dikenang melalui keberanian menyebarkan kabar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menggunakan radio.

Di balik perjalanan tersebut, sosok Yusuf Ronodipuro juga meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarganya. Kenangan itu disampaikan Gabriel Irawan, putra Irawan Ronodipuro yang merupakan anak Yusuf Ronodipuro.

Gabriel mengenang sang kakek sebagai pribadi yang hangat dan bersahaja. Menurutnya, Yusuf Ronodipuro tidak pernah membanggakan besarnya peran yang pernah dilakukan untuk Indonesia.

“Jujur beliau itu kakek yang sangat hangat dan bersahaja. Di lingkungan keluarga beliau tidak pernah mengaku sebagai orang yang besar jasanya untuk negara,” kata Gabriel kepada RRI, Kamis, 1 Oktober 2026.

Sikap bersahaja tersebut terlihat dari cara Yusuf Ronodipuro memandang perjuangannya pada masa kemerdekaan. Sang kakek menganggap perjuangan tersebut sebagai kewajiban seorang anak bangsa Indonesia.

“Apa yang beliau lakukan pada saat itu sebenarnya bukanlah apa-apa. Melainkan hanya sebuah kewajiban dari seorang anak bangsa Indonesia,” ujarnya.

Nilai perjuangan tersebut kemudian diwariskan Yusuf Ronodipuro kepada keluarganya melalui kehidupan sehari-hari. Integritas, kedisiplinan, dan cinta tanah air ditanamkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar nasihat.

“Beliau menanamkan ke kami cucu-cucunya nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air. Itu tidak lewat ceramah, tapi langsung lewat tindakan nyata sehari-hari,” ucapnya.

Radio Menjadi Senjata Perjuangan

Bagi Gabriel, sosok Yusuf Ronodipuro juga menjadi wujud keberanian sejati dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Keberanian tersebut terlihat ketika sang kakek menggunakan radio untuk menyampaikan kabar Proklamasi Kemerdekaan.

Gabriel mengatakan sang kakek berani mempertaruhkan nyawa demi memastikan dunia mendengar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Baginya, keberanian tersebut memperlihatkan besarnya peran radio dalam perjuangan saat itu.

“Beliau berani mempertaruhkan nyawa di bawah moncong senjata penjajah. Semua demi memastikan dunia mendengar proklamasi kemerdekaan kita,” katanya.

Radio kemudian memiliki makna lebih besar bagi sosok Yusuf Ronodipuro dalam memperjuangkan kemerdekaan. Gabriel menyebut gelombang radio bukan sekadar alat untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Buat beliau gelombang radio itu bukan sekadar alat. Tapi senjata perjuangan yang gaungnya lebih besar dari peluru,” ujarnya.

Pesan untuk Generasi Penerus RRI

Gabriel menilai tantangan RRI saat ini telah berbeda dibandingkan pada masa perjuangan kemerdekaan. Dahulu radio digunakan menyampaikan kebenaran, sedangkan kini tantangan hadir melalui derasnya arus informasi.

Menurutnya, RRI memiliki tugas menjaga masyarakat dari hoaks dan informasi yang memecah belah. Perjuangan tersebut dinilainya relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Kalau dulu kakek saya menyiarkan kebenaran untuk merebut kemerdekaan. Sekarang tugas berat RRI adalah memerdekakan pikiran masyarakat dari hoaks dan informasi yang memecah belah,” ucapnya.

Gabriel berharap RRI terus memegang teguh idealisme dalam menjalankan perannya sebagai lembaga penyiaran publik. Kejujuran harus tetap dijaga di tengah banyaknya informasi yang simpang siur.

“Harapan saya RRI bisa terus memegang teguh idealismenya. Tetaplah menjadi mercusuar kejujuran di tengah banyaknya simpang siur informasi,” katanya.

Selain kejujuran, Gabriel menekankan pentingnya menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Setiap berita RRI diharapkan tetap aktual, terpercaya, dan membawa semangat persatuan.

“Pastikan setiap berita yang mengudara dari RRI itu selalu aktual, terpercaya, dan membawa semangat persatuan,” ujarnya.

Gabriel berharap semangat perjuangan sosok Yusuf Ronodipuro terus hidup dalam perjalanan RRI. Nilai kejujuran dan persatuan diharapkan tetap menjadi pegangan RRI menghadapi perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....