Menbud Fadli Zon Kenang Sosok Jusuf Ronodipuro Pelopor Penyiaran Indonesia

  • 10 Sep 2026 13:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menbud Fadli mengenang pertemuannya dengan Jusuf Ronodipuro saat bekerja di DHN Angkatan 45 pada 1992–1995.
  • Jusuf Ronodipuro kerap berbagi cerita sejarah dan pengalamannya di RRI kepada Fadli Zon.
  • Jusuf Ronodipuro dikenang sebagai sosok inspiratif yang berjuang melalui radio, penyiaran, hingga diplomasi untuk Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ruang kerja Dewan Harian Nasional (DHN) Angkatan 45 menjadi tempat Politikus Fadli Zon mendengar banyak cerita tentang sejarah. Pria yang kini lebih dikenal sebagai Menteri Kebudayaan RI mengaku beberapa kali berbincang dengan pendiri RRI, Jusuf Ronodipuro.

Perjumpaan tersebut berlangsung ketika dirinya bekerja di DHN Angkatan 45 pada tahun 1992 hingga 1995. Saat itu ia juga disibukan mengasuh salah satu majalah sebagai seorang redaktur.

Ia menceritakan bahwa Jusuf Ronodipuro cukup sering mampir ke DHN. Terkadang sekali hingga dua kali dalam sepekan, sekadar berbincang dengan anak-anak muda, termasuk dirinya.

"Saya termasuk salah seorang anak muda yang suka diajak ngobrol. Waktu itu saya mengasuh majalah sebagai redaktur, majalah Gema Suasana Angkatan 45 yang kemudian menjadi majalah Tajuk," katanya kepada RRI, Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Agustus 2026.

Dari percakapan yang berlangsung sederhana itu, ia justru mendapatkan banyak cerita. Terutama tentang perjalanan Jusuf selama bekerja di Radio Republik Indonesia (RRI).

Dalam kenangannya, Jusuf Ronodipuro keerap bercerita mengenai berbagai peristiwa yang pernah dilaluinya. Termasuk pengalaman yang memperlihatkan bagaimana radio menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia.

Salah satu momentum yang paling indah adalah saat Jusuf Ronodipuro membujuk Presiden Pertama RI, Soekarno untuk merekam ulang proklamasi. Ia menyampaikan bahwa Indonesia saat itu tidak memiliki rekaman asli Soekarno ketika proklamasi.

"Pak Jusuf Ronodipuro sering menceritakan pada saya banyak hal tentang kerjaan beliau di RRI. Beliau membujuk Bung Karno untuk merekam kembali suara proklamasi, suara proklamasi itu direkam pada tahun 1951," ujarnya.

Baginya, kenangan tersebut bukan sekadar pertemuan antara seorang anak muda dengan tokoh senior. Melainkan kesempatan belajar langsung dari pelaku sejarah.

Ia mengenang Jusuf Ronodipuro sebagai sosok yang luar biasa dan sangat inspiratif dalam perjalanan sejarah Indonesia. Perjuangannya dilakukan melalui radio, penyiaran, hingga diplomasi yang turut memberi warna bagi bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....