Mengenal Ragam Kopi Khas Daerah Indonesia

  • 01 Okt 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia memiliki banyak daerah penghasil kopi dengan kondisi geografis yang mempengaruhi karakter dan kualitas bijinya.
  • Setiap kopi daerah di Indonesia memiliki ciri dan kualitas tertentu yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan geografis.
  • Hari Kopi Internasional dirayakan setiap tanggal 1 Oktober untuk merayakan keragaman kopi di seluruh dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Kopi Internasional diperingati setiap 1 Oktober untuk rayakan keragaman kopi di seluruh dunia. Perayaan ini juga jadi momentum untuk lebih kenal beragam kopi khas Indonesia dengan karakter rasa yang beda.

Indonesia juga memiliki banyak daerah penghasil kopi dengan kondisi geografis yang mempengaruhi karakter bijinya. Kementerian Hukum mencatat faktor lingkungan geografis bisa membuat ciri dan kualitas tertentu pada setiap kopi daerah.

Indonesia punya banyak daerah penghasil kopi dengan kondisi geografis yang pengaruhi karakter bijinya. Kementerian Hukum catat faktor lingkungan geografis bisa buat ciri dan kualitas tertentu pada setiap kopi daerah.

Kopi pertama adalah Kopi Gayo yang berasal dari dataran tinggi Aceh Tengah. Kopi Arabika ini punya ciri khas yang rumit, body tebal, dan aroma yang khas.

Sensasi ketebalan atau berat kopi yang terasa di dalam mulut saat kopi tersebut diminum. Sedangkan karakter kompleks berarti adanya beragam aroma dan rasa yang muncul dalam satu cangkir kopi.

Bergeser ke daerah Sumatera Utara, terdapat Kopi Sidikalang dari Kabupaten Dairi. Kopi ini terkenal memiliki cita rasa cokelat, kacang, rempah, dan body yang relatif tebal.

Selanjutnya ke daerah Jawa Barat, terdapat Java Preanger yang berasal dari wilayah Priangan. Kopi tersebut mempunyai aroma bunga yang lembut, rasa manis, ada sedikit citrus, dan aftertaste bersih.

Melansir Visit Indonesia, Bali juga dikenal dengan Kopi Kintamani yang dibudidayakan menggunakan sistem pertanian tradisional Subak Abian. Kopi ini memiliki karakter citrus sebab perkebunannya berdampingan dengan jeruk.

Berikutnya, Sulawesi Selatan yang memiliki Kopi Toraja yang berasal dari wilayah dataran tinggi Tana Toraja. Kopi tersebut dikenal dengan cita rasa yang rumit dan merupakan salah satu kopi Indonesia yang terkenal.

Di sisi lain, Flores memiliki Kopi Flores Bajawa yang tumbuh kembang pada kawasan tanah vulkanik. Kopi ini memiliki aroma floral, body yang seimbang, serta rasa manis yang alami.

Papua juga memproduksi Kopi Wamena yang dibudidayakan secara tradisional di daerah Lembah Baliem. Karakter kopinya cenderung terasa ringan, manis, floral, dengan tingkat keasaman yang seimbang.

Lampung terkenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi Robusta terbesar di Indonesia. Kopi Robusta Lampung memiliki body yang kuat, rasa pahit cukup dominan, dan aroma coklat serta kacang panggang.

Keragaman tersebut membuktikan bahwa Indonesia mempunyai beragam kopi dengan identitas geografis masing-masing. Asosiasi Kopi Indonesia menyebut berbagai daerah memiliki kopi masing-masing, mulai dari Sumatera hingga Papua.

Hari Kopi Internasional merupakan kesempatan untuk mengenal kopi lebih jauh, tidak hanya sebagai minuman sehari-hari. Perayaan ini juga mengingatkan kita akan peran jutaan petani dalam memproduksi kopi yang dinikmati oleh publik. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....