Hari Kopi Internasional, Kenali Dampaknya bagi Jantung
- 01 Okt 2026 16:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Kopi Internasional dirayakan setiap 1 Oktober sebagai momentum meningkatkan kesadaran tentang kopi dan dampaknya bagi kesehatan.
- Konsumsi kopi memiliki hubungan dengan kesehatan kardiovaskular atau kesehatan jantung yang masih menjadi fokus berbagai penelitian ilmiah.
- Dampak konsumsi kopi terhadap jantung dapat bervariasi tergantung pada jumlah konsumsi, jenis kopi yang dikonsumsi, dan cara penyajiannya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Kopi Internasional diperingati setiap 1 Oktober dengan mengangkat kopi dan berbagai hal yang berkaitan dengannya. Salah satunya, dampak konsumsi kopi terhadap kesehatan jantung yang masih menjadi perhatian dalam berbagai penelitian.
Mengutip laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), konsumsi kopi berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular. Dampaknya, dapat berbeda berdasarkan jumlah konsumsi, jenis kopi, dan cara penyajiannya.
Dalam kaitannya dengan tekanan darah, konsumsi satu hingga tiga cangkir kopi sehari berkaitan dengan penurunan risiko hipertensi pada nonperokok. Namun, hubungan tersebut tidak ditemukan pada perokok dalam penelitian kohort yang dilakukan di Brasil.
Selain tekanan darah, kopi juga dapat memengaruhi kadar kolesterol, terutama berdasarkan cara penyajiannya. Kopi tanpa filter mengandung diterpen yang dapat meningkatkan kadar kolesterol total.
Sementara itu, penyaringan menggunakan kertas dapat mengurangi kandungan diterpen dalam kopi. Kopi tanpa filter mengandung sekitar 7,2 miligram diterpen per cangkir, sedangkan kopi filter sekitar 0,02 miligram.
Lebih lanjut, hubungan konsumsi kopi dengan penyakit jantung koroner masih menunjukkan hasil penelitian yang beragam.Penelitian Rodriguez pada 2018 menemukan konsumsi tiga hingga lima cangkir berkaitan dengan penurunan risiko kardiovaskular 15 persen.
Pada kondisi tertentu, konsumsi kopi perlu diperhatikan oleh orang dengan hipertensi berat. Penelitian American Heart Association pada 2022 menemukan, konsumsi dua cangkir atau lebih sehari berkaitan dengan risiko kematian.
Untuk diketahui, International Coffee Organization (ICO) meluncurkan Coffee Market Intelligence Platform di Geneva, Switzerland. Di tengah perhatian terhadap konsumsi kopi, perkembangan industri kopi juga terus mendapat perhatian global.
Peluncuran tersebut berlangsung pada Rabu, 30 September 2026. Direktur Eksekutif ICO, Vanúsia Nogueira, mengatakan data yang baik dapat membantu mengurangi ketidakpastian di industri kopi.
“Data yang baik tidak bisa menghilangkan volatilitas, tapi bisa mengurangi ketidakpastian. Ketika para pemangku kepentingan bekerja dari dasar bukti yang sama, mereka bisa membuat keputusan yang lebih baik,” kata Vanúsia Nogueira.
Menurutnya, keputusan tersebut mencakup produksi, investasi, perdagangan, manajemen risiko, dan keberlanjutan. “Data yang kredibel dapat membantu pengambilan keputusan terkait produksi, investasi, perdagangan, manajemen risiko, dan keberlanjutan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....