Menko PMK Dorong Industri Olahraga Jadi Lokomotif Pertumbuhan Inklusif

  • 30 Sep 2026 21:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menko PMK Pratikno menekankan industri olahraga nasional harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan untuk masyarakat luas.
  • Pengembangan industri olahraga harus memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
  • Penyelenggaraan ajang olahraga internasional seperti MotoGP Mandalika tidak hanya mengejar prestasi global tetapi juga harus meningkatkan kesejahteraan warga sekitar kawasan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mendorong industri olahraga nasional menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ia menilai pengembangan industri olahraga harus memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pratikno mengatakan ajang olahraga internasional seperti MotoGP Mandalika harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan. Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP tidak hanya mengejar prestasi global, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

“Perlu ada ekosistem yang memadai yang membuat prestasi global menjadi lokomotif, tetapi rakyat Indonesia harus menjadi gerbong yang ikut tertarik. Jangan sampai lokomotif itu jalan sendirian,” kata Pratikno saat Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika dan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Pratikno, ajang olahraga kelas dunia bukan sekadar mengejar prestasi dan perhatian global. Pengembangan industri olahraga harus mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat kesehatan dan pembangunan karakter masyarakat.

Ia menilai nilai sportivitas dan persatuan dalam olahraga juga dapat menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul. Khusus di Mandalika, Pratikno menyebut pertumbuhan, inklusivitas, dan keberlanjutan menjadi prinsip utama dalam pengembangan kawasan.

“Mandalika harus memberi manfaat kepada seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir orang yang menikmati pertumbuhan ekonomi kawasan. Warga sekitar harus ikut merasakan manfaat dari geliat Mandalika sebagai kawasan yang mampu bersaing secara global,” ujar Pratikno.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Pratikno mengatakan masyarakat lokal perlu dilibatkan aktif agar memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan kawasan Mandalika. Ia menekankan warga sekitar juga harus menikmati fasilitas publik yang dibangun seiring pertumbuhan kawasan tersebut.

“Warga lokal harus terlibat aktif agar manfaat ekonomi pembangunan Mandalika dapat dirasakan secara nyata. Termasuk menikmati fasilitas publik yang terus berkembang seiring kemajuan kawasan Mandalika,” kata Pratikno mengungkapkan.

Selain pemerataan ekonomi, Pratikno menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan Mandalika. Kawasan tersebut diharapkan tetap menjadi kawasan hijau sekaligus memiliki fungsi optimal dalam mendukung ketahanan air.

“Mandalika harus tetap menjadi kawasan hijau, sehingga pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan. Kita juga perlu memastikan fungsi kawasan dalam menjaga ketahanan air tetap optimal untuk mendukung kehidupan masyarakat sekitar Mandalika,” ucap Pratikno menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....