Komisi V DPR Dorong Pengusutan Menyeluruh Kecelakaan KM Virgo Transport 8
- 30 Sep 2026 16:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendorong aparat penegak hukum mengusut seluruh pihak yang diduga berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Pengusutan menyeluruh dinilai penting menyusul adanya korban jiwa dan perbedaan data manifes penumpang.
"Kami mendorong memang ada penegakan hukum di sini. Karena ini sudah berulang ditambah ada perbedaan manifes lagi," kata Lasarus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Lasarus menyoroti informasi mengenai 22 orang yang ditemukan selamat, tetapi tidak tercatat dalam manifes kapal. Menurutnya, perbedaan data tersebut perlu ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan adanya kelalaian dalam proses keberangkatan kapal.
Ia meminta seluruh pihak yang berkaitan dengan operasional dan keberangkatan kapal diperiksa untuk memastikan penyebab kecelakaan serta ada tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa.
"Semua yang terlibat harus diusut, kalau tidak, nanti ini menjadi hal yang biasa. Supaya ini menjadi tidak biasa dan mereka lebih berhati-hati kerja, harus kita tegakkan hukum di sana," ujarnya.
Menurut Lasarus, pengusutan tidak hanya diarahkan kepada perusahaan pemilik atau operator kapal. Pihak yang berkaitan dengan proses keberangkatan kapal, termasuk personel Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), juga perlu diperiksa sesuai kewenangannya.
Selain itu, Lasarus mempertanyakan kelayakan kapal untuk berlayar serta pelaksanaan pemeriksaan atau ramp check oleh Kementerian Perhubungan. "Layak atau tidak kapal ini berlayar, ini juga masih memerlukan investigasi lebih lanjut," ujarnya.
"Saya juga mempertanyakan ramp check yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan se-valid apa sebetulnya. Jadi hanya nge-list saja," katanya.
Lasarus mengatakan, Komisi V DPR RI belum menerima hasil investigasi secara mendalam maupun laporan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polri yang mengambil alih penanganan kasus tersebut dari Polda Kalimantan Selatan.
"Kami berterima kasih kepada Polri sudah bertindak. Kami dari Komisi V, saya mewakili keluarga korban, untuk menindak siapa yang terlibat sehingga kecelakaan ini bisa terjadi," kata Lasarus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....