KSOP Beberkan Alasan Bangkai KM Virgo Belum Diangkat

  • 29 Sep 2026 13:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Peralatan pengangkatan telah tersedia di Singapura, termasuk crane barge dan main boom, tetapi operasi masih menunggu penunjukan perusahaan pelaksana oleh pihak asuransi P&I dan pemilik kapal.
  • Sebanyak 64 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes. Hingga 29 September 2026, tim SAR telah menemukan 108 orang selamat dan 71 orang meninggal dunia.
  • Kondisi bangkai kapal yang masih labil membatasi pencarian, terutama akses penyelam ke bagian dalam kapal. Pengangkatan bangkai diharapkan memperluas area pencarian sekaligus mendukung keselamatan tim SAR.

RRI.CO.ID, Jakarta - Proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih menghadapi kendala karena bangkai kapal belum dapat diangkat. Peralatan pengangkatan sudah tersedia, tetapi operasi masih menunggu penunjukan perusahaan pelaksana oleh pihak terkait dalam waktu dekat.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto mengatakan peralatan pengangkatan saat ini sudah berada di Singapura bersama perlengkapannya. Peralatan tersebut mencakup crane barge dan main boom untuk mendukung pengangkatan bangkai kapal dari dasar laut nantinya.

"Memang agak kesulitan dari pihak asuransi P&I-nya ini masih menimbang," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 29 September 2026. Ia mengatakan proses penunjukan perusahaan pelaksana masih berlangsung dan diharapkan segera selesai untuk mendukung pencarian korban.

Menurutnya, pihak Protection and Indemnity bersama pemilik kapal masih menentukan perusahaan yang akan menangani operasi pengangkatan tersebut. Saat ini terdapat dua perusahaan yang sedang dipertimbangkan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai kebutuhan operasi di lapangan.

Ia menyebut penunjukan perusahaan pelaksana diharapkan berlangsung dalam waktu dekat untuk mempercepat proses pengangkatan bangkai kapal. Langkah tersebut menjadi penting karena pencarian korban masih berlangsung dan membutuhkan akses menuju bagian dalam kapal nantinya.

Berdasarkan perkembangan terakhir, sebanyak 179 orang dari 243 orang dalam manifes telah ditemukan oleh tim pencarian. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, sedangkan 71 orang ditemukan meninggal dan 64 orang masih dalam pencarian hingga kini.

Basarnas menghadapi kendala karena posisi badan kapal di dasar laut masih labil sehingga penyelam terbatas memasuki seluruh bagian. Kondisi tersebut membuat tim harus mempertimbangkan keselamatan penyelam ketika melakukan pencarian pada area bangkai kapal tersebut.

Tim SAR sebelumnya melakukan pencarian dari bagian luar kapal untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan hingga kini. Sejumlah korban ditemukan dari area bangkai kapal, tetapi akses menuju bagian dalam masih terbatas karena faktor keselamatan penyelam.

"Pengangkatan bangkai kapal menjadi bagian penting untuk memperluas pencarian korban yang belum ditemukan hingga perkembangan terakhir operasi SAR," ucapnya. Operasi tersebut diharapkan membuka akses menuju bagian kapal yang selama ini sulit dijangkau oleh para penyelam.

Pemerintah dan tim SAR masih menunggu penunjukan perusahaan agar pengangkatan bangkai kapal dapat segera dilaksanakan secara aman. Langkah tersebut diharapkan memperluas pencarian sekaligus membantu menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya hingga kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....