Video Evakuasi Korban KM Virgo tanpa Sensor Beredar, Ini Imbauan Basarnas
- 29 Sep 2026 12:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Video proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 tanpa sensor beredar di sejumlah media sosial, memicu keresahan keluarga korban.
- Kasubbag Umum Basarnas Banjarmasin, Budiono mengatakan, penyebaran video tanpa sensor perlu dihentikan demi menghormati korban dan keluarga yang tengah berduka.
- Video-video yang sudah terekspos itu, harapan saya bagi seluruh pengelola media sosial. Supaya gambar yang sudah telanjur diposting itu jangan sampai terekspos lagi ke publik
RRI.CO.ID, Jakarta - Video proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 tanpa sensor beredar di sejumlah media sosial, memicu keresahan keluarga korban. Basarnas meminta, pihak yang mengunggah maupun mengelola akun medsos segera menghapus dan tidak kembali menyebarluaskan dokumentasi tersebut.
Kasubbag Umum Basarnas Banjarmasin, Budiono mengatakan, penyebaran video tanpa sensor perlu dihentikan demi menghormati korban dan keluarga yang tengah berduka. Diimbaunya, masyarakat lebih bijak dalam memilih dokumentasi yang dibagikan kepada publik.
“Video-video yang sudah terekspos itu, harapan saya bagi seluruh pengelola media sosial. Supaya gambar yang sudah telanjur diposting itu jangan sampai terekspos lagi ke publik,” ujar Budiono dalam keterangan persnya, di Banjarmasin, Kalimatan Selatan, dikutip Selasa, 29 September 2026.
Budiono menegaskan, keluarga korban perlu mendapatkan ruang untuk berduka tanpa harus melihat kembali dokumentasi korban. Apalagi, dokumentasinyang beredar di medsos.
Karena itu, dia meminta, pengguna medsos tidak menjadikan dokumentasi proses evakuasi sebagai konten yang disebarluaskan secara bebas. “Kita hargai keluarga korban, mohon untuk lebih bijak,” kata Budiono.
Sejumlah video yang memperlihatkan proses evakuasi korban dari dalam badan kapal tanpa penyensoran, diketahui telah beredar melalui beberapa akun publik. Penyebaran dokumentasi tersebut, kemudian memunculkan reaksi dari masyarakat karena dinilai tidak mempertimbangkan privasi dan perasaan keluarga korban.
Basarnas memastikan, proses pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Operasi tersebut, dilakukan melalui penyelaman ke badan kapal untuk mencari korban yang masih belum ditemukan.
Berbeda dengan dokumentasi yang beredar di media sosial, materi visual resmi yang dipublikasikan Basarnas telah melalui proses penyensoran. Langkah tersebut, dilakukan untuk menjaga martabat korban sekaligus menghormati keluarga yang terdampak tragedi tersebut.
Tim SAR gabungan berharap masyarakat tidak mengambil, mengunggah, maupun menyebarluaskan dokumentasi proses evakuasi yang menampilkan korban tanpa sensor. Informasi mengenai proses pencarian dan evakuasi diharapkan disampaikan melalui sumber resmi agar tidak menambah beban psikologis keluarga korban.
Sebelumnya, kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, menyebabkan ratusan penumpang harus dievakuasi. Hingga hari ke-16 pencarian, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, 71 orang meninggal dunia, sementara 64 orang lainnya masih dalam pencarian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....