BRIN Siap Kaji Penggunaan Ganja untuk Kebutuhan Medis

  • 29 Sep 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BRIN akan mempercepat penelitian ganja untuk keperluan medis sebagai fondasi regulasi.
  • Hasil penelitian dalam bentuk naskah akademik akan diserahkan kepada lembaga pembentuk regulasi.
  • Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan rencana ini usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) siap menggencarkan penelitian terkait ganja untuk kebutuhan medis. Hal itu disampaikan Kepala BRIN, Arif Satria, usai mengikuti rapat terbatas (ratas), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Penelitian ini diungkapkan Arif, untuk dijadikan sebagai kajian pembentukan regulasi penggunaan ganja medis. Kajian dalam bentuk naskah akademik inilah dikatakan Kepala BRIN, akan diserahkan kepada pihak pembentuk regulasi tersebut.

"Tentu regulasi-regulasi yang memang didasarkan pada satu naskah akademis yang kuat. Dan naskah akademis biasanya kan memuat hasil-hasil riset ya," kata Arif saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.

Sehingga lebih lanjut dijelaskannya, BRIN akan siap memperkuat koordinasi dalam pembentukan regulasi penggunaan ganja medis. Ia menyebut hasil akhir dari penentu kebijakan regulasi itu berada di sejumlah kementerian/lembaga.

Di antaranya Kementerian Kesehatan (Kemenkes); Badan Narkotika Nasional (BNN); Kementerian Hukum (Kemenkum). Sementara untuk mengkaji kebermanfaatan penggunaan ganja untuk kebutuhan medis, akan dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

"BRIN memang pada intinya nanti berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, juga dengan BNN, dengan Kemenkumham. Dengan Dikti Saintek ya, untuk mengkaji berbagai regulasi terkait dengan hal itu," ujarnya.

Kepala BRIN menyebut, penguatan kolaborasi lintas kementerian/lembaga ini, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Di mana hal ini ditekankannya, sebagai bentuk kepedulian Presiden Prabowo terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

"intinya bahwa Presiden ingin menyelamatkan generasi ke depan. Sehingga beliau ingin benar-benar ini generasi ke depan itu aman dari narkoba," ujar Kepala BRIN Arif Satria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....