Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter X-Fire Tangani Karhutla di Taman Nasional Berbak

  • 22 Sep 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polda Jambi menggunakan 1.400 liter X-Fire untuk menangani karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak.
  • Campuran 1.000 liter X-Fire disebut memiliki efektivitas setara dengan penggunaan 5.000 liter air murni.
  • X-Fire membantu meredam bara di bawah permukaan lahan gambut sekaligus mencegah api kembali menyala.

RRI.CO.ID, Jambi – Polda Jambi menggunakan 1.400 liter cairan X-Fire untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penanganan dilakukan di kawasan Taman Nasional Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin, 21 September 2026.

Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat memimpin langsung penanganan karhutla dari Posko Berbak. Personel menggunakan 70 jeriken X-Fire SILOG POLRI 01 untuk mempercepat pemadaman dan mencegah perluasan api.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan seluruh sumber daya terus dioptimalkan untuk menangani karhutla. Penggunaan X-Fire menjadi salah satu langkah mempercepat pemadaman, terutama pada kawasan lahan gambut.

“Polda Jambi terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan sarana yang tersedia dalam penanganan Karhutla. Penggunaan X-Fire mempercepat pemadaman, mendinginkan area terbakar, serta mencegah api kembali menyala,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 22 September 2026.

Cairan X-Fire merupakan inovasi Slog Polri yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran pada kawasan lahan gambut. Formula tersebut memiliki sejumlah keunggulan untuk membantu proses pemadaman secara lebih efektif dan efisien.

Salah satu keunggulan X-Fire terletak pada efisiensi penggunaan air selama proses pemadaman. Sebanyak 800 liter air dicampurkan dengan 200 liter formula X-Fire untuk menghasilkan 1.000 liter campuran.

Campuran tersebut disebut memiliki efektivitas pemadaman setara dengan penggunaan 5.000 liter air murni. Efisiensi tersebut membantu personel melakukan pemadaman pada kawasan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

Formula X-Fire juga dirancang meresap ke tanah gambut untuk membantu meredam bara di bawah permukaan. Cairan tersebut turut mendinginkan area terbakar sehingga dapat membantu mencegah api kembali menyala.

Erlan mengatakan kebakaran pada kawasan gambut membutuhkan penanganan cepat dan tepat karena karakteristik lahannya. Api dapat menjalar hingga bawah permukaan tanah apabila bara belum benar-benar berhasil dipadamkan.

“Sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire diharapkan membantu personel melakukan pemadaman secara lebih efektif. Karakteristik cairan tersebut juga membantu meredam asap dan bara api pada area terbakar,” katanya.

Menurut Erlan, X-Fire juga dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kelestarian ekosistem lahan gambut. Penggunaannya diharapkan membantu menekan produksi asap pekat yang ditimbulkan akibat kebakaran gambut.

Polda Jambi akan terus melakukan berbagai langkah penanganan dan pencegahan karhutla secara maksimal. Masyarakat juga diminta menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Polda Jambi akan terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan Karhutla secara maksimal. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” ucapnya.

Erlan juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya potensi karhutla. Laporan tersebut diperlukan agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin sebelum kebakaran semakin meluas.

Respons Satbrimob di Taman Nasional Berbak menjadi bagian dari komitmen Polda Jambi menangani karhutla. Langkah tersebut ditujukan meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan ekosistem Jambi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....