Helikopter Chinook dari Jepang, Bantu Pemadamanan Karhutla di Kalimantan Barat
- 21 Sep 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jepang kirim tiga pesawat helikopter bantu pemadaman karhutla di Kalimantan Barat
- Pada operasionalnya, petugas terkendala jarak pandang akibat kabut asap karhutla
- Helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), akan kembali ke Jepang pada Oktober 2026
RRI.CO.ID, Jakarta- Helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat. Fokus pemadaman titik api kahurtla adalah di Kabupaten Ketapang dan Mempawah.
Perwakilan Kementerian Pertahanan/ Liaison Officer (LO) Chinook CH-47 Jepang, Kapten Pnb Dhimas Jati mengatakan tantangan dari tim adalah jarak pandang atau visibilitas. Dhimas mengatakan rendahnya visiblitas karena kabut asap akibat karhutla.
“Sementara hanya visibility saja ya, kalau misalnya masalah teknis untuk pengambilan waterbombing, juga tidak terlalu signifikan kendalanya. Hanya kan down draft-nya pesawat ini besar, jadi kita butuh area water resource yang lebih luas,” kata Kapten Pnb Dhimas Jati, dalam perbincangan bersama Radio Republik Indonesia, Senin, 21 September 2026.
Ada tiga unit helikopter dari Jepang yang dikerahkan untuk pemadaman karhutla di Kalimantan Barat. Pesawat diawaki oleh pilot dari Jepang dengan pendampingan petugas dari Indonesia.
Adapun untuk pembagian tugas, tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)/BPBD akan menangani karhutla bagian utara di Kalimantan Barat. Sementara tim Jepang, menangani wilayah di bagian selatan di Kalimantan Barat.
“Pembagiannya sudah dibagi oleh BNPB dan BPBD daerah Kalbar. Jadi kalau dari tim BPBD, tim Indonesia sendiri, akan menghandle di bagian utara. Untuk yang Jepang ini, dia akan di fokuskan ke daerah selatan yang lebih banyak titik apinya,” katanya.
Satu helikopter Chinook mampu membawa 5.000 liter air atau 5 ton lewat bambi backet. Rencananya pesawat akan kembali ke Jepang pada Oktober mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....