Nusron Mundur dari Kepengurusan Golkar sejak Enam Bulan Lalu, Ini Kata Sarmuji

  • 21 Sep 2026 11:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu.
  • Pak Nusron mundur dari pengurus lebih dari enam bulan lalu. Mungkin mau fokus untuk hal lain
  • Saudara Nusron memang sudah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu. Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji mengatakan, Nusron mundur dari kepengurusan karena kemungkinan ingin memusatkan perhatian pada urusan lain.

"Pak Nusron mundur dari pengurus lebih dari enam bulan lalu. Mungkin mau fokus untuk hal lain," kata Sarmuji saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Meski demikian, Sarmuji tidak menjelaskan, secara rinci urusan yang menjadi fokus Nusron setelah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan Golkar. Pengunduran diri Nusron dari kepengurusan DPP Golkar, sebelumnya juga telah dikonfirmasi Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia.

Doli menyebutkan, pengajuan pengunduran diri tersebut telah disampaikan Nusron beberapa bulan sebelum kabar itu mencuat ke publik. "Saudara Nusron memang sudah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu," kata Doli kepada wartawan, Sabtu, 19 September 2026.

Pernyataan tersebut menguatkan, bahwa Nusron tidak lagi berada dalam jajaran pengurus DPP Partai Golkar. Meski tidak lagi menjadi pengurus, Nusron masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.

Sarmuji sebelumnya menyebut Nusron tetap berstatus sebagai anggota atau kader biasa partai. Tepatnya, setelah mengundurkan diri dari struktur kepengurusan DPP Golkar.

Posisi Nusron di Struktur Golkar

Sebelum mengundurkan diri, Nusron merupakan bagian dari kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024-2029. Dalam struktur yang dipimpin Ketua Umum Bahlil Lahadalia tersebut, Nusron menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.

Sarmuji mengatakan pengunduran diri Nusron telah disampaikan langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Namun, alasan detail di balik keputusan tersebut tidak diketahui secara pasti oleh Sarmuji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....