Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Anak Keluarga Miskin
- 21 Sep 2026 07:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekolah Rakyat kini menjangkau 182 wilayah, meningkat dari 166 titik pada tahun pertama
- Sebanyak 93 gedung Sekolah Rakyat permanen telah rampung dan mulai beroperasi tahun ini
- Pemerintah menargetkan lebih dari 150 ribu siswa mendapat layanan Sekolah Rakyat pada 2027
- Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin mendapat akses pendidikan gratis melalui program Sekolah Rakyat
- Siswa Sekolah Rakyat mencakup jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas
RRI.CO.ID, Jakarta - Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kini mendapat akses pendidikan gratis melalui program Sekolah Rakyat. Anak-anak tersebut berasal dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial (Kemensos), Devi Deliani mengatakan program tersebut ditujukan untuk memastikan kemiskinan orang tua tidak menjadi penghalang pendidikan anak. Pemerintah juga terus memperluas jangkauan Sekolah Rakyat ke berbagai wilayah.
“Pemerintah memastikan lebih dari 44 ribu anak dari keluarga miskin jenjang SD, SMP, hingga SMA kembali mendapat akses pendidikan berkualitas secara gratis. Sehingga kemiskinan orang tua tidak lagi menjadi penghalang masa depan anak,” kata Devi di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Program Sekolah Rakyat digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dan pemberdayaan. Saat ini Sekolah Rakyat telah menjangkau 182 wilayah, meningkat dari 166 titik pada tahun pertama.
Setiap siswa terdaftar berdasarkan nama dan alamat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mekanisme tersebut ditujukan agar bantuan negara diberikan kepada anak yang benar-benar membutuhkan.
Tahun ini, sebanyak 93 gedung Sekolah Rakyat permanen telah rampung dibangun. Gedung tersebut mulai beroperasi sejak pertengahan Juli hingga awal September untuk memperluas akses pendidikan.
Pemerintah menargetkan lebih dari 150 ribu siswa mendapat layanan Sekolah Rakyat pada 2027. Target tersebut juga diarahkan agar setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu gedung permanen berkapasitas lebih dari 2.000 siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....