Ribuan Kadet Unhan Mengabdi di Sekolah Rakyat

  • 18 Sep 2026 14:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemensos dan Kemhan menyiapkan 1.289 kadet Unhan untuk mengabdi di Sekolah Rakyat
  • Pengabdian kadet berlangsung 12-24 Oktober 2026 dengan didampingi 236 pengasuh
  • Kadet berperan sebagai kakak asuh dan teladan dalam penguatan karakter serta kedisiplinan siswa
  • Pendampingan mencakup kepemimpinan, kemandirian, komunikasi, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan
  • Program melarang kekerasan fisik dan seksual, perundungan, serta intoleransi

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan menyiapkan 1.289 kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) untuk mengabdi di Sekolah Rakyat. Para kadet akan menjadi pendamping dan teladan siswa dalam penguatan karakter serta kedisiplinan.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan para kadet akan mengabdi di Sekolah Rakyat pada 12-24 Oktober 2026. Mereka akan didampingi 236 pengasuh sehingga total personel yang terlibat mencapai 1.525 orang.

“Kita memerlukan role model yang bisa jadi contoh bagi siswa Sekolah Rakyat yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Lebih-lebih anak-anak kita ini, adalah siswa ‘istimewa’ dengan beragam kemampuan, (dan) beragam kebiasaan,” kata Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis 17 September 2026.

Menurut Gus Ipul, siswa Sekolah Rakyat memiliki kemampuan dan kebiasaan yang beragam. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses penerimaan siswa yang tidak menggunakan tes akademik.

Siswa dijangkau berdasarkan desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, penguatan kedisiplinan perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

Para kadet Unhan nantinya berperan sebagai kakak asuh dan sahabat belajar siswa. Pendampingan mencakup penanaman disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan cinta tanah air.

Kegiatan pendampingan dilakukan melalui keteladanan dan aktivitas ramah anak. Program tersebut tidak memperbolehkan kekerasan fisik maupun seksual, perundungan, serta intoleransi.

“Kita berharap kadet Unhan menjadi role model belajar untuk mencapai cita-cita. Membantu pembelajaran, keterampilan komunikasi, serta kelas inspirasi agar siswa lebih percaya diri dan berani merancang masa depan,” ujar Gus Ipul.

Selain mendampingi pembelajaran, kadet akan membantu keterampilan komunikasi dan menggelar kelas inspirasi. Kehadiran mereka diharapkan membantu siswa lebih percaya diri dalam merancang masa depan.

Siswa Sekolah Rakyat yang berminat melanjutkan pendidikan ke Unhan juga akan mendapatkan pendampingan. Bimbingan diberikan untuk membantu siswa mempersiapkan persyaratan menjadi mahasiswa Unhan.

Sementara itu, Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho mengatakan program tersebut merupakan bentuk pengabdian Unhan mendukung pendidikan di Sekolah Rakyat. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Menteri Pertahanan.

“Kegiatan pengabdian kadet Unhan direncanakan 12-24 Oktober 2026, akan melibatkan 1.289 kadet Unhan dan 236 pengasuh,” kata Anton.

Para kadet akan memberikan materi etika, kerapian, kepemimpinan, motivasi diri, dan Peraturan Urusan Dalam (PUD). Siswa juga mendapat pembekalan wawasan nusantara, bela negara, cinta tanah air, sejarah perjuangan bangsa, dan keterampilan kepramukaan.

Anton berharap kegiatan tersebut membantu siswa tampil percaya diri dan disiplin. Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi penerus bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....