Pemberdayaan UMKM Didorong Berlanjut hingga Akses Pasar

  • 19 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan pemberdayaan UMKM harus berujung pada akses pasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mandiri.
  • Pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan dan pendampingan, tetapi juga memerlukan dukungan akses pembiayaan dan bahan baku.
  • Pemerintah perlu memastikan pelaku usaha mendapatkan akses lengkap mulai dari pembiayaan, bahan baku, hingga akses ke konsumen.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pemberdayaan UMKM harus berujung pada akses pasar. Menurutnya, akses pasar penting agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan dan mandiri.

Muhaimin mengatakan, pemberdayaan UMKM tidak cukup melalui pelatihan dan pendampingan. Pemerintah juga perlu memastikan pelaku usaha mendapat akses pembiayaan, bahan baku, hingga konsumen.

“Pemberdayaan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi harus berlanjut melalui pendampingan dan pembiayaan. Kita harus memastikan produk masyarakat bertemu dengan pembelinya,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 September 2026.

Menurutnya, program 1001 Pasar Rakyat menjadi sarana mempertemukan UMKM dengan konsumen. Program tersebut juga diharapkan memperluas pemasaran produk lokal dan meningkatkan penjualan pelaku usaha.

“Pemerintah harus terus memfasilitasi UMKM agar memperoleh ruang seluas-luasnya untuk bertemu konsumen. Semua pihak harus memberikan ruang bagi UMKM untuk memperluas pemasaran,” ujarnya.

Muhaimin mengapresiasi ketahanan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif menghadapi berbagai tantangan. Ia mengatakan, pemerintah akan terus mengurangi hambatan yang membuat usaha masyarakat sulit berkembang.

“Saya kagum dan bangga melihat semangat para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Pemerintah akan terus memberikan kemudahan agar usaha ini bisa tumbuh dan berkembang,” ucapnya.

Pemerintah, lanjut dia, juga mendorong kolaborasi untuk mempermudah pembiayaan dan memperluas jaringan pemasaran UMKM. Menurutnya, Kadin dapat berperan membuka titik pemasaran bagi produk usaha masyarakat.

“Kita ingin mengolaborasikan berbagai pihak untuk mempermudah pembiayaan dan permodalan. Pemerintah, daerah, Kadin, dan berbagai pihak harus bekerja bersama,” kata Muhaimin.

Muhaimin menegaskan akses pasar perlu diperluas melalui pasar rakyat, ruang publik, hingga platform digital. Semakin banyak kanal pemasaran, semakin besar peluang produk UMKM menjangkau konsumen.

“Kita tidak boleh berhenti, kita harus terus bergerak agar masyarakat semakin berdaya. Pelatihan, pendampingan, pembiayaan, bahan baku, sampai pasar harus tersambung,” ujarnya.

Muhaimin mengatakan, program 1001 Pasar Rakyat telah dimulai di sejumlah daerah, termasuk Aceh. Program tersebut akan terus dikembangkan untuk memperluas ruang pemasaran dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi, kita bisa melahirkan pelaku ekonomi yang tangguh. Kita juga mampu menciptakan pelaku usaha yang kompetitif dan berdaya saing,” kata Muhaimin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....