Dekranas Targetkan Ekspor Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Dunia

  • 19 Sep 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tri Tito Karnavian menekankan kerajinan Indonesia harus mampu bersaing di pasar internasional.
  • Berdasarkan data BPS tahun 2023, nilai ekspor kerajinan nusantara mencapai Rp20 triliun.
  • Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 digelar untuk mempromosikan potensi kerajinan khas nusantara di kancah global.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, mengatakan kerajinan Indonesia harus mampu bersaing di pasar dunia. Hal itu disampaikannya saat menggelar konferensi pers Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Kantor Kemkomdigi, Jakarta.

Tri Tito menuturkan, kerajinan khas Nusantara memiliki potensi besar untuk dipasarkan di kancah internasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, nilai ekspor kerajinan Nusantara mencapai Rp20 triliun.

Melihat potensi tersebut, Tri Tito menargetkan nilai ekspor kerajinan Indonesia dapat terus meningkat. Meski kerajinan Indonesia telah memiliki pasar di sejumlah negara, jangkauan ekspor dinilai perlu diperluas.

"Untuk ekspor kerajinan Indonesia sendiri pada 2023 menurut data statistik dari BPS, itu mencapai Rp20 triliun. Kita ingin capaian ini bisa lebih meningkat karena pasar internasional itu sangat luas," kata Tri Tito Karnavian dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

Lebih lanjut, Tri Tito menjelaskan Dekranas telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan turun langsung membantu Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di seluruh Indonesia.

Menurutnya, penguatan kerajinan lokal dapat dilakukan melalui berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan dari masing-masing pemerintah daerah (pemda).

"Bersama-sama bisa meningkatkan segala aspek dari produk kerajinan, baik itu dari daya saing, dari kualitas, mutu, kreativitas, dan lain-lain bisa ditingkatkan. Dan tentu saja bekerja sama dengan pemerintah daerah masing-masing," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....